USG Transvaginal, Manfaat dan Persiapannya

Kamis, 21 Mei 2026 09:48 WIB

USG Transvaginal
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Informasi artikel ditinjau oleh

dr. Andrew Wijaya, Sp.OG

Disebut juga dengan istilah USG endovaginal, USG transvaginal (TVUS/TVS) merupakan pemeriksaan ultrasound dengan probe atau alat khusus yang  dimasukkan ke vagina untuk melihat organ panggul secara detail. 


Di antaranya rahim, ovarium, endometrium, dan tuba falopi. Metode ini memberikan resolusi gambar lebih tajam dibanding USG perut karena jarak lebih dekat ke organ reproduksi wanita. Dalam hal ini termasuk rahim, tuba fallopi, ovarium, serviks, dan vagina.


Manfaat USG Transvaginal 


Secara harafiah, “Transvaginal” berarti “melalui vagina.” Ini adalah pemeriksaan internal. Tidak seperti USG perut atau panggul biasa, di mana alat USG (transduser) diletakkan di luar panggul, prosedur ini melibatkan dokter atau teknisi yang memasukkan probe USG sekitar 2 atau 3 inci ke dalam saluran vagina.


Sebagai prosedur umum yang membantu dokter untuk melihat lebih dekat organ panggul seorang wanita, tentu saja penggunaan USG Transvaginal bukan tanpa tujuan. Ada banyak alasan penggunaan prosedur USG Transvaginal dilakukan, berikut ini manfaatnya : 


1.Evaluasi program hamil  

Bagi pasangan yang mengalami masalah infertilitas, USG Transvaginal bermanfaat untuk memantau ovulasi, menilai cadangan ovarium atau sel telur, dan mendeteksi risiko PCOS juga kelainan rahim lainnya. Kabar baiknya, akurasi USG Transvaginal ini cukup tinggi berkisar 85–92% dalam diagnosis gangguan reproduksi. 


2. Menilai tuba dan rongga rahim

Sebagai teknik lanjutan, USG Transvaginal dengan metode turunannya, mampu mengevaluasi sumbatan tuba dan kondisi rongga rahim. Akurasinya sangat tinggi dengan sensitivitas hingga 100% 


3. Deteksi dini penyakit panggul dan pembuluh darah

USG Transvaginal berfungsi sebagai deteksi dini ketika ada sesuatu yang terasa tidak beres — seperti nyeri atau perdarahan yang tidak biasa di area panggul dan perut — USG Transvaginal ini dapat membantu menemukan problem yang terjadi dan penyebabnya. 


4. Evaluasi kehamilan awal dan komplikasi

Dalam studi Gynecology Journal (2026) menyebutkan bahwa USG Transvaginal ini dalam kehamilan punya peran sangat penting untuk mendiagnosis perdarahan trimester pertama kehamilan, juga memastikan kondisi janin dan membantu diagnosis cepat dan mengambil keputusan klinis. 


5. Cek Kondisi kehamilan

Selain itu, manfaat USG Transvaginal ini juga dapat memberikan informasi tentang kondisi kehamilan, kondisi janin dalam kandungan, dan membantu mengidentifikasi berbagai kondisi, mulai dari kista hingga masalah kehamilan dini.


6. Komplikasi kehamilan 

USG Transvaginal juga bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi terjadi berbagai komplikasi kehamilan. Salah satunya kehamilan ektopik yang terjadi ketika janin menempel di luar rahim, biasanya di tuba fallopi. 


7. Verifikasi IUD 

Bagi wanita usia subur yang menggunakan IUD, USG Transvaginal juga berfungsi untuk memastikan bahwa posisi IUD terpasang dengan benar. 


8. Memantau detak jantung janin 

Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi jantung janin baik-baik saja. Termasuk memeriksa plasenta, juga mendiagnosis kemungkinan terjadinya keguguran. 


9. Kelainan serviks 

USG Transvaginal juga digunakan untuk melihat serviks untuk setiap perubahan yang dapat menyebabkan komplikasi seperti keguguran atau kelahiran premature.


Persiapan USG Transvaginal 


Mums, umumnya pelaksanaan USG Transvaginal tidak membutuhkan persiapan khusus, karena hanya dilakukan secara sederhana, biasanya juga dalam durasi yang cukup singkat sekitar 10-20 menit saja. Setelah prosedur dilakukan, pasien bisa langsung beraktivitas normal, tidak ada efek samping serius. 


Namun, agar prosedur ini berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti dan hasilnya optimal, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum dilakukan prosedur USG Transvaginal : 


1. Pakaian yang mudah dilepas

Sebaiknya gunakan pakaian yang mudah dilepas. Karena pemeriksaan USG Transvaginal mengharuskan melepas celana dan pakaian dalam untuk memudahkan dimasukkannya alat ke dalam organ vital. 


2. Lepaskan tampon atau pembalut 

Jika prosedur USG Transvaginal ini dilakukan ketika Mums sedang menstruasi, sebaiknya lepaskan pembalut atau tampon yang digunakan untuk memudahkan prosedur pemeriksaan ini. 


3. Proses pemeriksaan

Posisi berbaring seperti pemeriksaan ginekologi. Kemudian probe dilapisi pelindung (seperti kondom medis), diberi gel, dimasukkan perlahan ke vagina. Dokter menggerakkan probe untuk melihat organ dari berbagai sudut. Mirip pemeriksaan dalam (vaginal exam) dan umumnya tidak nyeri, hanya sedikit tidak nyaman.


3. Ikuti instruksi medis 

Yang tidak kalah pentingnya adalah ikuti instruksi dari tim medis selama pemeriksaan. Misalnya pasien diminta untuk buang air kecil terlebih dahulu, sebab kandung kemih yang penuh atau kosong memengaruhi tampilan organ ketika di-USG. 


Mums, USG transvaginal adalah metode diagnostik utama karena memberikan gambar lebih detail, akurasi tinggi, untuk kebutuhan pemeriksaan infertilitas dan penyakit reproduksi. Juga penting untuk kehamilan awal, dan yang pasti aman, serta non-invasif. 


Selain akurasinya yang cukup tinggi, kelebihan USG Transvaginal bersifat non-radiasi sehingga aman untuk ibu dan janin. Juga bisa dilakukan secara berulang, dan lebih detail dibanding USG perut biasa. Apalagi saat ini tersedia USG Transvaginal 3D dan yang terbaru dilengkapi dengan fitur AI di dalamnya sehingga performa USG Transvaginal semakin akurat dan presisi.  


Prosedur ini merupakan cara paling akurat untuk melihat kondisi rahim dan ovarium dari ‘jarak dekat’, sehingga dokter bisa mendeteksi masalah lebih cepat dan tepat. Lebih dari sekadar lihat janin, USG Transvaginal memiliki fungsi utama yang sangat luas. Mulai dari mulai hormon, struktur organ, hingga penyakit reproduksi. 



Referensi : 

Gynaecology Journal. 2026. Role of transvaginal ultrasonography in first trimester bleeding per vaginum.

Kasih Saran, Yuk!