Tren Carnivore Baby, Klaimnya Bikin Bayi Lebih Kuat

Senin, 25 Mei 2026 16:38 WIB

Bayi makan protein hewani
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Informasi artikel ditinjau oleh

dr. Astrid Sophia

Dunia parenting memang selalu ramai dengan tren baru yang muncul silih berganti. Kini carnivora baby jadi bahan perbincangan banyak orang karena kontroversi di baliknya. Carnivora baby digambarkan sebagai metode pemberian makan bayi dengan hanya memberikan produk hewani seperti daging, telur, butter, dan produk hewani lainnya. 


Berkembang lewat media sosial seperti Tik Tok, You Tube, dan Facebook, carnivora baby makin digandrungi oleh sebagian orang tua yang mengklaim diet tersebut memberikan berbagai manfaat. Mulai dari bayi tidur lebih nyenyak hingga temperamen yang lebih tenang. Benarkah demikian? Bagaimana dari sudut pandang para ahli gizi maupun tumbuh kembang anak?


Apa itu Carnivora baby? 


Tren yang berawal dari diet orang dewasa, yaitu carnivora diet yang kemudian diterapkan pada bayi. Jadilah carnivora baby, yaitu diet pada bayi yang hanya mengonsumsi produk hewani. Bayi diberikan steak atau daging, telur, kaldu sapi, sayangnya minim buah dan sayuran. Tren ini banyak berkembang di media sosial bukan berasal dari guideline medis resmi.


Bahkan para dokter anak memperingatkan bahwa memberi makan bayi hanya dengan

Kasih Saran, Yuk!