Ayu Dewi dikenal dengan gaya parenting yang santai dan sangat mengedepankan komunikasi. Di setiap momen bersama, terutama di meja makan, Ayu Dewi dan suami Regi Datau berusaha membangun komunikasi dengan ketiga buah hatinya.
Gaya parenting Ayu Dewi bahkan sangat menghibur karena dibuat konten yang menarik. Meskipun kadang dibuat emosi oleh kelakuan anak-anak, ia sangat menghindari berbicara dengan nada tinggi atau membentak.
Bersama sang suami, ia sepakat mengambil jeda atau diam sejenak saat emosi memuncak guna menghindari ucapan kasar, baru kemudian berdiskusi dengan anak. Mereka juga menekankan pembentukan karakter dan melatih kepercayaan diri anak melalui pengalaman langsung.
Profil Singkat Ayu Dewi
Ayu Dewi adalah seorang model, aktris, komedian, dan presenter ternama Indonesia yang lahir pada 7 September 1984. Ia dikenal luas karena gaya membawakan acaranya yang jenaka dan energik. Mengawali karier sebagai penyiar radio dan model, namanya meroket setelah menjadi host acara musik Dahsyat serta membintangi film populer seperti Mereka Bilang Saya Monyet.
Ayu Dewi dan pengusaha Regi Datau menikah pada tahun 2012. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak, yakni Aqilah Dewi Humairah (lahir 11 Maret 2013), Mohamad Aqlan Ukasyah (lahir 7 Juli 2017), dan Muhammad Aqli Ataya
Inspirasi Gaya Parenting Ayu Dewi
Santai, fun, banyak bercanda tapi tahu kapan harus serius. Itu adalah kesan pendekatan Ayu Dewi ke anak-anak. Berikut ini beberapa inspirasi parenting Ayu Dewi yang bisa Mums tiru:
1. Tidak andalkan informasi di internet
Ayu Dewi mengaku dirinya adalah tipe orang tua yang belajar secara alamiah. Dalam salah satu kesempatan, Ayu mengatakan bahwa ia berbeda dengan suami yang sangat mengandalkan informasi parenting di internet.
"Sedangkan aku tipe yang 'by nature', mengalir apa adanya. Aku ingin sama seperti ibuku waktu didik aku. Ibu didik aku tegas banget, dia dulu galak dari aku kecil sekolah dasar sampai menengah pertama. Tapi dari SMP itu, mama berevolusi jadi sahabat aku," papar Ayu di sela-sela Fonterra Brands Indonesia Merayakan Hari Ibu dengan Kampanye 'Best Mom Ever', di Plataran Dharmawangsa beberapa waktu lalu.
2. Menetapkan batasan
Ayu mendidik ketiga anaknya untuk tahu batasan, tahu mana yang baik dan tidak baik, yang boleh dan belum atau tidak dibolehkan. Tujuannya agar anak tidak manja dan lebih bertanggung jawab. Misalnya, harus menghabiskan makanan yang sudah dibeli atau diambil.
Ayu memberikan pengertian pentingnya jajan atau makan secukupnya mengingat masih ada anak-anak yang kesulitan makan sehingga pantang membuang-buang makanan.
3. Membiasakan diskusi
Ketika menghadapi perilaku anak yang mengundang emosi, Ayu Dewi dan suami memilih tidak membentak dan marah. Ia akan memberikan waktu sampai bisa berdiskusi dengan anak.
“Oke, Mommy sama Daddy lagi marah banget. Kalau Kakak ngobrol terus nanti jadinya enggak bagus, sekarang kita jangan ngobrol dulu,” ungkap Ayu Dewi dalam sebuah acara brand makanan anak Oreo, di Jakarta, belum lama ini.
Setelah dirasa amarah dari kedua belah pihak sudah mereda, barulah Ayu Dewi mengajak anak-anaknya berdiskusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
4. Mengedepankan pendidikan karakter
Ayu Dewi yang kini berusia 41 tahun menekankan, bahwa kepercayaan diri anak tak berasal dari fisik atau kepintaran semata, melainkan dari karakter yang terus dilatih melalui pengalaman langsung.
“Aku ingin anak-anakku punya karakter yang unggul, aku tuh dari dulu pengen jadi terbaik otomatis aku ingin anakku lebih baik dari aku. Untuk membuat anak berkarakter unggul tidak gampang. Anak-anak sekarang sangat dinamis dan hidup di zaman yang penuh tantangan. Kebetulan di sekolah mereka dibimbing dan dididik membuat pilihan yang bertanggung jawab, responsif, dipancing untuk terus berdiskusi, berpikir kritis sehingga di rumah pun aku terapin hal yang sama,” jelas Ayu Dewi.
5. Ibadah
Ayu Dewi menerapkan didikan untuk sholat dengan rajin. “Mereka harus sholat yang pintar, kalau nggak sholat, nanti nggak disayang Allah. Nanti nggak dikasih makanan, baju, boneka, dan lain-lain. Hal itu yang selalu saya tanamkan. Makanya kalau lagi marah sama Daddy-nya, dia suka bilang, “Daddy nanti Allah marah sama Daddy!.”
Apakah Mums punya gaya parenting yang seperti Ayu Dewi? Santai, namun bisa juga tegas. Gaya parenting seperti ini dapat dilakukan dengan cara menempatkan anak sebagai teman, namun tetap ada batasan dan orang tua tetap memegang kendali.
Jika Mums ingin mengenal berbagai gaya parenting yang diterapkan oleh publik figur lainnya, Mums bisa melihatnya di website Teman Bumil dan Parenting.


