Untuk tumbuh kembang optimal seorang bayi, dibutuhkan asupan nutrisi lengkap, mulai dari makronutrisi hingga mikronutrisi yang menjadi penopang penting kebutuhan gizi Si Kecil. Tidak cukup hanya karbohidrat dan protein, MPASI juga perlu didukung dengan lemak tambahan.
Lemak untuk MPASI selain mudah didapatkan dengan harga yang terjangkau, juga relatif mudah dimasak. Namun, Mums mesti teliti sebelum membeli dan memastikan penggunaan lemak untuk MPASI dengan tepat.
Manfaat Lemak Tambahan untuk MPASI
Bagi bayi yang sudah mendapatkan MPASI, lemak merupakan bagian penting dari MPASI yang tidak bisa diabaikan. Terkait hal ini, WHO sudah memberikan pedoman tentang MPASI untuk anak usia 6-23 bulan bahwa MPASI harus padat zat gizi dan beragam karena kebutuhan energi dan nutrisi bayi meningkat setelah usia 6 bulan. Makanan sumber hewani, buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, serta sumber lemak dapat menjadi bagian dari pola makan tersebut.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Frontiers Neurology (2024) menyebutkan bahwa asam lemak omega-3 dan DHA penting untuk perkembangan otak. Salah satu alasan lemak penting dalam masa MPASI adalah kandungan long-chain polyunsaturated fatty acids (LCPUFA), terutama DHA. Karena DHA merupakan komponen penting membran sel otak dan berperan dalam fungsi sistem saraf serta perkembangan visual.
Namun, peneliti menekankan bahwa bukti masih belum cukup untuk menyimpulkan bahwa semua bayi membutuhkan suplementasi DHA tambahan. Jadi, bukan “semakin banyak DHA semakin pintar”, tetapi bayi membutuhkan sumber lemak berkualitas sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Sumber lemak tambahan dalam MPASI perlu diperhatikan kualitasnya, bukan hanya jumlahnya. Contohnya, ikan, telur, alpukat, kacang/biji-bijian dalam bentuk aman, serta minyak nabati dapat menjadi bagian dari menu bayi yang beragam.
Berikut ini manfaat lemak tambahan untuk MPASI:
1. Sumber energi
Lemak untuk MPASI berfungsi sebagai sumber energi yang dibutuhkan untuk segala aktivitas tumbuh kembang Si Kecil. Dalam hal ini, lemak memiliki kepadatan energi tinggi sehingga membantu memenuhi kebutuhan energi bayi dalam porsi makanan yang tidak terlalu besar.
2. Perkembangan dan fungsi otak
Dalam panduannya, WHO menyebutkan bahwa asam lemak esensial dan omega-3 seperti DHA dan ALA berperan penting dalam perkembangan dan fungsi otak atau sistem saraf secara keseluruhan. Zat tersebut terkandung di dalam ASI, sehingga ASI tetap menjadi sumber penting.
3. Membantu penyerapan vitamin
Manfaat lain dari lemak adalah membantu penyerapan berbagai vitamin A, D, E, dan K sehingga dapat terserap optimal oleh tubuh Si Kecil.
4. Melembutkan makanan
Dengan teksturnya yang cair, lemak tambahan ini bermanfaat untuk membantu melembutkan tekstur MPASI sehingga lebih mudah dikonsumsi oleh bayi.
Cara Aman Menambahkan Lemak pada MPASI
Mums, agar manfaat maksimal lemak sehat tambahan dapat dirasakan oleh Si Kecil, maka pemberiannya pun harus dilakukan dengan tepat.
Berikut ini cara aman menambahkan lemak pada MPASI:
1. Masak dengan santan
Sesekali masak bubur beras atau sup sayuran dengan menambahkan santan segar. Selain membuat rasanya lebih gurih, penambahan santan juga mampu memberikan asupan kalori lebih banyak pada anak.
2. Tambahkan minyak di akhir
Tambahkan beberapa tetes minyak kelapa sesaat sebelum menyajikan bubur, puree, atau nasi tim. Agar tidak merusak nutrisinya, jangan memasak minyak zaitun dengan suhu tinggi.
3. Tambahkan telur dan keju
Lemak sehat pada MPASI bayi juga bisa diperoleh dengan menambahkan telur dan keju. Caranya mudah sekali, yaitu dengan menambahkan kuning telur rebus yang dihaluskan ke dalam bubur atau berikan parutan keju pada nasi tim maupun menu MPASI lainnya.
4. Buat menu dari alpukat
Sebagai salah satu sumber lemak tambahan alami, alpukat jadi salah satu alternatif sumber lemak tambahan untuk MPASI. Mums dapat membuat menu puree maupun menjadikan alpukat sebagai saus untuk menambah cita rasa dalam MPASI.
5. Ikan berlemak
Jadikan ikan berlemak seperti ikan patin, salmon, dan ikan lokal lainnya yang memiliki kandungan lemak esensial yang tinggi. Bisa dikukus hingga matang dan lembut, lalu campurkan ke dalam bubur dan nasi tim.
6. Hindari lemak trans
Yang tak kalah penting untuk diingat adalah jangan menambahkan lemak secara berlebihan. Hindari makanan tinggi lemak trans, gula, dan garam.
Mums, itulah manfaat dan cara tepat menambahkan lemak pada MPASI. Lemak merupakan bagian penting dari MPASI karena membantu menyediakan energi dan asam lemak esensial yang dibutuhkan bayi. Namun, yang lebih penting daripada sekadar menambahkan banyak minyak adalah memastikan MPASI memiliki kepadatan energi yang baik, beragam, dan kaya zat gizi.
WHO juga merekomendasikan agar anak usia 6–23 bulan mendapatkan makanan sumber hewani seperti daging, ikan, atau telur setiap hari, selain buah dan sayuran. Ingat, tidak semua MPASI wajib ditambah minyak. Sebab kebutuhan minyak tambahan setiap anak tentu berbeda.
Referensi :
Frontiers in Neurology. 2024.Could early life DHA supplementation benefit neurodevelopment? A systematic review and meta-analysis


