Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) terjadi ketika ovarium atau rahim, organ yang memproduksi dan melepaskan sel telur, menghasilkan hormon berlebih. Pada wanita dengan PCOS, kadar hormon yang berlebihan ini menghasilkan kadar hormon androgen yang sangat tinggi.
Kondisi inilah yang menyebabkan hormon reproduksi tidak seimbang. PCOS bisa dikenali dengan gejala seperti mentruasi tidak teratur, banyak jerawat, dan tubuh banyak rambut di tubuh, seperti pria. Mums pernah kan, melihat wanita berkumis tipis. Nah, ini adalah tanda ia kelebihan hormon androgen yang bisa jadi berkaitan dengan PCOS.
Selain itu penderita PCOS sering mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, terlambat menstruasi, dan ovulasi yang tidak bisa diprediksi. PCOS bisa menyebabkan gangguan kesuburan, oleh karena itu Mums perlu tahu bagaimana mengatasinya. Artikel ini akan membahas secara lengkap semua hal terkait PCOS .
Kenali berbagai gejala PCOS
Bagi wanita, PCOS jadi salah satu momok menakutkan terkait infertilitas. Studi terbaru dari


