Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS): Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Sabtu, 25 April 2026 10:56 WIB

Seorang wanita sedang konsultasi dengan dokter
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Informasi artikel ditinjau oleh

dr. Astrid Sophia

Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) terjadi ketika ovarium atau rahim, organ yang memproduksi dan melepaskan sel telur, menghasilkan hormon berlebih. Pada wanita dengan PCOS, kadar hormon yang berlebihan ini menghasilkan kadar hormon androgen yang sangat tinggi.


Kondisi inilah yang menyebabkan hormon reproduksi tidak seimbang. PCOS bisa dikenali dengan gejala seperti mentruasi tidak teratur, banyak jerawat, dan tubuh banyak rambut di tubuh, seperti pria. Mums pernah kan, melihat wanita berkumis tipis. Nah, ini adalah tanda ia kelebihan hormon androgen yang bisa jadi berkaitan dengan PCOS.

Selain itu penderita PCOS sering mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, terlambat menstruasi, dan ovulasi yang tidak bisa diprediksi.  PCOS bisa menyebabkan gangguan kesuburan, oleh karena itu Mums perlu tahu bagaimana mengatasinya. Artikel ini akan membahas secara lengkap semua hal terkait PCOS .


Kenali berbagai gejala PCOS 


Bagi wanita, PCOS jadi salah satu momok menakutkan terkait infertilitas. Studi terbaru dari

Kasih Saran, Yuk!