Menginjak usia dua digit pertama setelah dilahirkan, seorang bayi kemungkinan besar sudah bisa merangkak dan menarik tubuhnya ke atas furnitur untuk berlatih berjalan. Di usia ini pula kemampuan eksplorasinya semakin berkembang.
Secara umum, tumbuh kembang bayi 10 bulan tidak berbeda jauh dengan perkembangan pada usia sebelumnya. Namun secara spesifik, ada beberapa pencapaian yang cukup signifikan dan progresif, salah satunya dari sisi keterampilan bahasa.
Apa lagi kira-kira tahapan tumbuh kembang bayi usia 10 bulan yang perlu dipantau? Baca di artikel ini sampai selesai, ya!
Milestone tumbuh kembang bayi 10 bulan
Usia 10 bulan adalah fase penuh perkembangan signifikan bagi bayi dalam berbagai aspek. Mulai dari keterampilan motorik kasar dan motorik halus, kemampuan bahasa dan komunikasi, pemahaman kognitif, serta hubungan sosial-emosional.
Perkembangan di usia ini mencerminkan tidak hanya pertumbuhan fisik, tetapi juga pertumbuhan otak, interaksi, dan hubungan dengan pengasuh serta lingkungan. Monitoring milestone bersama stimulasi yang tepat, lingkungan aman, dan respons pengasuh yang hangat dapat membantu bayi mencapai potensinya secara optimal.
Melanjutkan dan menyempurnakan perkembangan sebelumnya, bayi usia 10 bulan mengalami berbagai pencapaian yang cukup pesat. Berikut ini berbagai pencapaian tumbuh kembang bayi 10 bulan sesuai usia perkembangannya:
1. Perkembangan fisik
Umumnya di usia ini bayi sudah dapat merangkak dengan baik menggunakan tangan dan lututnya. Namun, jika belum merangkak pun, Mums tidak perlu khawatir. Sebab beberapa bayi memang tidak pernah belajar merangkak, namun langsung berdiri dan berjalan.
Selain itu, tumbuh kembang bayi 10 bulan juga ditandai dengan kemampuan duduk yang sudah nyaris sempurna tanpa bantuan, serta bersandar ke samping tanpa terjatuh. Ia sudah dapat berjalan-jalan sambil berpegangan pada perabot atau dikenal dengan merambat. Si Kecil juga akan mencoba menaiki tangga, jadi perhatikan keselamatannya dan dampingi jika si Kecil berusaha naik tangga. Selain itu, ia mencoba mengambil mainan dari posisi berdiri.
2. Perkembangan Kognitif
Bayi usia 10 bulan akan sangat tertarik pada hal-hal baru dan berusaha mencari tahu kerja berbagai hal yang dilihatnya. Misalnya meraih serta mengambil benda lalu melemparnya. Kemampuan lainnya, mereka mampu bergoyang mengikuti irama musik, meniru suara sederhana, mengambil benda dengan mudah menggunakan ibu jari dan jari telunjuknya.
3. Perkembangan sosial
Dari aspek perkembangan sosial, tumbuh kembang bayi 10 bulan sudah tidak lagi terlalu cemas berpisah dengan orang tua, sudah lebih nyaman berada di tengah-tengah orang asing yang jarang ditemuinya. Bahkan interaksi sosialnya sudah mulai terbentuk, misalnya tersenyum pada setiap orang yang menyapa, atau mungkin malu-malu dan bersembunyi.
4. Perkembangan emosional
Walaupun sudah tidak cemas ditinggal orang tua, bayi usia 10 bulan mengalami ketakutan baru, seperti suara bel pintu atau suara mesin vacuum penyedot debu, dan suara-suara keras yang mengagetkan lainnya. Memeluk bayi ketika ketakutan akan membuatnya merasa aman dan nyaman.
Menurut CDC (2021) perkembangan emosional bayi 10 bulan salah satunya ditandai dengan menunjukkan attachment yang kuat kepada pengasuh utama, respon terhadap ekspresi wajah orang lain semakin jelas, terlihat takut terhadap orang asing atau suasana baru. Perkembangan emosi ini membantu bayi membangun hubungan yang lebih kompleks dengan keluarga dan lingkungan sosial di sekitarnya.
5. Pemahaman dan eksplorasi
Bayi usia 10 bulan biasanya sudah memahami konsep object permanence yaitu sebuah konsep yang menerapkan bahwa benda tetap ada meski tidak terlihat, karena itu mereka menyukai permainan mencari benda yang tersembunyi. Selain itu ia mulai bereksperimen dengan sebab-akibat. Misalnya menjatuhkan mainan berulang kali untuk melihat reaksi bahwa mainan itu mengeluarkan suara ketika dijatuhkan. Melempar bola yang bikin bola memantul.
6. Perkembangan bahasa
Kemampuan berkomunikasi bayi 10 bulan semakin baik, ia akan sangat antusias ketika diajak ngobrol, mendengar kata-kata sederhana yang bisa ditirunya. Mulai paham konsep komunikasi dengan memberi tahu apa yang diinginkan dengan menggunakan bahasa tubuh seperti menunjuk sesuatu dan ekspresi wajah yang ditampilkan. Bahkan mungkin ikut serta ketika Mums bernyanyi untuknya. Bubling pun semakin intens.
7. Pertumbuhan berat badan
Menginjak usia 10 bulan, berat badannya meningkat dua kali lipat dari beratnya saat lahir. Namun beberapa bayi mungkin sedikit kehilangan berat badannya karena sudah lebih banyak bergerak, atau karena sakit.
Penyebab berat badan turun lainnya adalah karena tidak cukup makanan padat lantaran si Kecil lebih tertarik untuk bermain daripada makan, atau makan tapi sambil main sehingga fokusnya tidak maksimal. Karena itu pastikan pola makan yang tepat diterapkan sejak dini sehingga anak tidak kekurangan asupan makanan bergizi di usia tumbuh kembangnya.
Kesimpulan
Mums, itulah milestone tumbuh kembang bayi usia 10 bulan yang umumnya terjadi. Semakin bertambahnya usia, pertumbuhan si Kecil semakin besar dengan pencapaian yang cukup sginifikan di berbagai aspek kemampuannya. Baik fisik, motorik, kognitif, dan sosial emosionalnya.
Mums tidak perlu khawatir, selama ia tumbuh dan berkembang sesuai usia perkembangan menurut grafik pertumbuhannya. Tidak perlu membandingkan milestone maupun pertumbuhan berat badan si Kecil dengan bayi lainnya, sebab setiap bayi punya kemampuan dan latar belakang yang berbeda, sehingga wajar jika hasil tumbuh kembangnya pun tidak serupa.
Bagi Mums yang ingin mengetahui perkembangan bayi usia 11 bulan, Mums juga dapat melihatnya di website Teman Bumil dan Parenting.
Referensi
CDC. 2021. Developmental Milestones: 10-12 Month Baby


