Jangan Sembarangan, Ini Cara mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

Dipublish: Jumat, 8 Mei 2026 09:50 WIB

Diperbarui: Sabtu, 9 Mei 2026 17:34 WIB

Membersihkan kulit bayi
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Informasi artikel ditinjau oleh

dr Retma Rosela Nurkayanty

Si Kecil rewel, sulit tidur, tidak mau menyusu akibat hidungnya tersumbat, memang bikin Mums ikutan pusing kepala. Meski terlihat sepele, kondisi ini sangat tidak nyaman untuk si Kecil, apalagi bayi belum mampu bernapas lewat mulut dengan baik seperti halnya orang dewasa. 

Bayi mengandalkan hidung untuk bernapas, sementara hidungnya tersumbat. Jadi, wajar kalau hal itu membuat si Kecil stress dan tak berhenti nangis. Kondisi inilah yang akhirnya membuat orang tua melakukan apa pun untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi, termasuk terus-menerus menyeka hidung bayi yang berair. 

Padahal cara di atas belum tentu tepat dan tanpa risiko. Sebelum mengetahui cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi, sebaiknya Mums kenali dulu penyebab hidungnya tersumbat.


Penyebab hidung tersumbat pada bayi

Memang hidung tersumbat yang dialami si Kecil “hanya” kondisi ringan yang bisa diatasi. Hidung tersumbat sejatinya bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari berbagai kondisi. Pemicunya bisa dari hal-hal yang ringan.

Berikut ini beberapa penyebab umum hidung tersumbat pada bayi yang perlu Mums ketahui : 

1. Flu biasa 

Penyebab paling sering hidung bayi tersumbat adalah flu biasa atau pilek. Bahkan di usia anak-anak, frekuensi mengalami flu relatif sering, di mana dalam setahun mereka bisa megalami 6-8 kali flu. 

Saat pilek, volume lendir di hidung meningkat, sehingga menyebabkan sumbatan yang membuat si Kecil sulit bernapas. 

Hal ini sesuai dengan hasil penelitian dari ArXiv (2021) yang menyebutkan bahwa produksi lendir berlebih menjadi faktor utama sumbatan jalan napas kecil pada bayi. Apalagi saluran napas bayi sangat kecil, sehingga sedikit saja lendir pada hidungnya sudah sangat mengganggu pernapasannya. 

2. Infeksi saluran pernapasan 

Selain pilek atau flu biasa, hidung tersumbat pada bayi juga bisa disebabkan oleh beberapa virus yang memicu terjadinya gangguan pernapasan, seperti influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV), COVID-19, maupun pneumonia. 

3. Alergi 

Produksi lendir berlebih di hidung yang bisa memicu terjadinya hidung tersumbat pada bayi juga bisa disebabkan oleh alergi. Baik alergi musiman maupun debu. 

4. Udara kering dan iritasi 

Selain alergi, hidung tersumbat pada bayi juga bisa disebabkan oleh udara kering dan iritan yang memicu terjadinya iritasi. Dalam hal ini, lingkungan yang dimaksud adalah udara kering karena penggunaan AC maupun kipas angin terus-menerus, asap rokok, polusi udara, dan bau menyengat. 

5. Kondisi medis 

Selain faktor eksternal, hidung tersumbat pada bayi juga bisa dipicu oleh faktor internal. Dalam hal ini  kondisi medis dan faktor anatomi si Kecil sendiri, seperti polip hidung. 

6. Refluks atau sering muntah 

Bila bayi sering mengalami refluks atau muntah, maupun gumoh, ini juga bisa menjadi penyebab hidung tersumbat pada bayi. 

7. Bayi baru lahir 

Hidung tersumbat pada bayi baru lahir merupakan hal yang normal. Walaupun dalam hal ini hidung tersumbat pada bayi baru lahir bukannya penyakit melainkan kondisi sistem pernapasannya yang masih berkembang dan saluran hidungnya yang masih kecil. 


Cara tepat atasi hidung tersumbat pada bayi 

Mums, mengatasi hidung tersumbat pada bayi tidak selalu harus dengan obat-obatan. Apalagi kondisi bayi yang memang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat tanpa resep dokter. 

Oleh karena itu, yang diperlukan adalah berbagai langkah sederhana namun cukup efektif. Berikut ini cara tepat atasi hidung tersumbat pada bayi yang bisa Mums lakukan di rumah: 

1. Gunakan Humidifier 

Salah satu pemicu hidung tersumbat pada bayi adalah udara kering. Karena itu untuk membantu mengatasinya, Mums bisa menggunakan humidifier atau alat pelembap udara. Sehingga secara tidak langsung mampu mengencerkan lendir dan melembapkan saluran napas. Untuk kenyamanan si Kecil, pilih humidifier dengan uap dingin ya Mums. 

2. Posisi tegak setelah menyusu

Untuk bayi yang sering mengalami refluks atau gumoh, Mums bisa menggendongnya dengan posisi tegak setelah makan. Durasinya sekitar 20-30 menit saja, tidak perlu terlalu lama. Cara ini membantu mencegah refluks yang bisa memperparah sumbatan pada hidung si Kecil. 

3. Mandi air hangat 

Mums, uap dari air hangat terbukti efektif membantu melegakan hidung dan mengencerkan lendir pemicu hidung tersumbat pada bayi. Tapi jangan mandi terlalu lama ya Mums, cukup biarkan bayi menghirup uap di kamar mandi hangat sesaat saja. 

4. Gunakan tetes atau semprotan saline 

Cara lain yang cukup efektif dalam mengatasi hidung tersumbat pada bayi adalah dengan menggunakan saline yang bermanfaat untuk mengencerkan lendir dan membersihkan hidung. 

Cara pakainya cukup teteskan 2-3 tetes ke tiap lubang hidung. Lalu tunggu beberapa menit sebelum dibersihkan dengan air bersih dan tisue yang lembut di pinggir lubang hidung. 

5. Sedot lendir dengan alat khusus 

Alat khusus yang dimaksud adalah nasal aspirator, yaitu alat penyedot lendir untuk membantu mengeluarkan ingus dari hidung si Kecil yang membuatnya tersumbat. Waktu utama yang dianjurkan untuk sedot lendir adalah sebelum menyusu atau sebelum tidur. 

6. Hidrasi 

Pastikan si Kecil terhidrasi dengan baik. Sebab cairan yang cukup setiap harinya, baik dari ASI, susu formula untuk bayi, air putih, ataupun sup hangat untuk balita, akan membantu mengencerkan lendir dari dalam. 

Hal ini perlu disesuaikan dengan umur bayi, ya, Mums. Apakah si Kecil sudah memasuki masa MPASI atau masih dalam tahap ASI eksklusif.

7. Istirahat yang cukup 

Saat si Kecil sakit, tubuhnya perlu energi untuk membantu proses penyembuhan. Jadi, agar si Kecil cepat pulih, pastikan tidurnya cukup dan tidak terlalu banyak stimulasi. Agar tubuhnya benar-benar istirahat. 

8. Hindari udara kering

Mums, AC atau kipas angin yang menyala terus-menerus, apalagi langsung ke bayi, bisa mengeringkan saluran hidungnya. Sehingga akan memperparah sumbatan tersebut. Karena itu jauhkan kipas dari si Kecil, lebih baik gunakan ventilasi alami jika memungkinkan. 


Kesimpulan

Mums, itulah cara tepat mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang bisa dilakukan di rumah. Beberapa cara yang bisa Mums lakukan ialah menggunakan humidifier, memandikan bayi dengan air hangat, hingga menghindari udara kering dari kipas atau AC

Pastikan semua langkah di atas dilakukan dengan aman. Jika kondisi berlanjut, apalagi disertai gejala penyerta, jangan ragu untuk segera ke dokter guna mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan. 


Referensi

ArXiv. 2021. Use of mathematical modelling to assess respiratory syncytial virus epidemiology and interventions : A literature review. 

Kasih Saran, Yuk!