Cerita heroik bisa datang dari dongeng tentang kerajaan, pangeran, dan putri yang penuh teladan nilai-nilai moral. Selain berimajinasi tentang kehidupan ala kerajaan, anak-anak mendapatkan pelajaran tentang pengorbanan, kebaikan, dan nilai moral lainnya.
Mendongeng jadi aktivitas menyenangkan yang dapat Mums lakukan menjelang tidur atau di waktu lainnya. Mendongeng jadi aktivitas menyenangkan yang dapat Mums lakukan menjelang tidur. Manfaat membacakan dongeng untuk anak lainnya ialah menjadi kesempatan baik untuk menanamkan pesan moral pada Si Kecil, juga momentum untuk meningkatkan bonding dan tentu saja quality time bersama anak.
Manfaat Membacakan Dongeng pada Anak
Hasil penelitian dari Journal of Mother and Child (2025) menyebutkan bahwa cerita bermuatan moral seperti fabel bermanfaat bagi berbagai aspek pekembangan anak. Seperti perkembangan kognitif, bahasa dengan banyaknya kosa kata yang didengar, perkembangan sosial juga perkembangan moral melalui nilai-nilai kebaikan yang ada dalam dongeng tersebut.
Berikut ini sejumlah manfaat membacakan dongeng untuk anak:
1. Mengasah imajinasi dan kreativitas
Dongeng efektif menumbuhkan imajinasi anak-anak. Mendorong anak membayangkan sesuatu dalam pikirannya. Hal ini memperkuat kemampuan berpikir kreatif dan mengembangkan dunia imajinatifnya.
2. Keterampilan pemecahan masalah
Umumnya, dongeng punya pola sederhana di mana sebuah masalah diperkenalkan, sang pahlawan menghadapi rintangan, lalu menemukan solusi. Hal ini membantu anak dengan mudah mengidentifikasi masalah, tantangan, dan bagaimana menemukan cara untuk mengatasinya.
3. Pengembangan bahasa dan kosakata
Paparan terhadap kosakata yang kaya dan deskriptif melalui dongeng membantu anak-anak mengembangkan keterampilan bahasa dengan cara yang menyenangkan.
4. Keterampilan mendengarkan dan memori
Sebagian besar dongeng dipenuhi dengan petualangan yang mengasyikkan, sihir, dan karakter yang menarik perhatian anak. Sehingga mereka lebih fokus, mendengarkan, dan melatih konsentrasi.
5. Pesan moral
Dongeng sering kali memiliki pesan yang jelas tentang benar dan salah, baik dan jahat. Melalui cerita yang menarik dan mudah diingat, anak-anak menyerap pesan moral, pelajaran tentang harapan, kebaikan, kejujuran, keberanian, dan pentingnya membuat pilihan yang baik.
Rekomendasi Dongeng Kerajaan, Pangeran, dan Putri yang Penuh Teladan
Berikut ini beberapa rekomendasi dongeng tentang kerajaan yang mesti jadi koleksi pribadi untuk Si Kecil:
1. Putri Kerajaan dan Pangeran Kodok
Kisah tentang Putri Mary yang kehilangan bola emas kesayangannya di sebuah telaga. Datang seekor katak menawarkan bantuan dengan syarat sang putri bersedia menjadi sahabatnya. Setelah bola berhasil ditemukan, Putri Mary melupakan janjinya. Ayahnya mengingatkan bahwa seorang putri harus menepati janji, sehingga ia akhirnya menerima kehadiran sang katak di istana.
Ketika Putri Mary, yang sudah sangat kesal, melempar katak itu ke lantai, kutukan yang menyelimutinya pun terlepas. Katak berubah menjadi seorang pangeran tampan yang telah lama dikutuk oleh penyihir. Dari peristiwa itu tumbuh persahabatan, cinta, dan akhirnya mereka hidup bahagia bersama.
Pesan moral dari dongeng ini adalah, pun yang terjadi, janji harus selalu ditepati.
2. Dongeng Putri Monyet
Pangeran Juan berpetualang mencari calon istri hingga bertemu seorang kakek yang mengarahkannya ke sebuah istana di dalam hutan. Di sana ia menikahi Putri Chonguita, seorang putri yang berwujud monyet. Saat membawa istrinya ke kerajaan, sang Raja menolak kehadiran Putri Chonguita dan berkali-kali memberinya tantangan sulit dengan harapan ia gagal.
Namun, berkat kecerdasan dan ketekukannya, Putri Chonguita selalu berhasil menyelesaikan setiap tugas dengan baik. Akhirnya, sebuah keajaiban mengubah wujudnya menjadi putri yang cantik. Sang Raja pun menyadari kesalahannya, sementara Pangeran Juan dan Putri Chonguita memimpin kerajaan dengan bijaksana dan membawa kemakmuran bagi rakyatnya.
Kisah ini mengajarkan bahwa kita tidak boleh melihat seseorang dari wajah atau fisiknya, melainkan dari kecerdasan, ketekunan, dan ketulusan hatinya.
3. Raja Leo yang Belajar Mendengar
Kisah seorang Raja Leo yang terkenal sangat tegas namun mengabaikan keluhan rakyatnya. Ia tak mau mendengar keluh kesah rakyat yang tertindas. Suatu hari, seorang penyihir baik hati mengubah telinga Raja Leo menjadi sangat kecil. Sehingga Sang Raja tidak dapat mendengar apa pun sampai harus benar-benar duduk dan menatap mata rakyatnya untuk memahami keluhan mereka.
Pesan moral dari dongeng Raja Leo ini adalah jadilah pemimpin yang baik. Jadilah orang yang tidak sombong dan mau mendengarkan orang lain.
4. Istana Bintang Terang
Cita adalah seorang pelayan istana yang selalu bekerja keras membersihkan seluruh ruangan setiap harinya. Saat istana mengadakan pesta, gaunnya kotor. Raja yang bijaksana melihat kerja kerasnya dan memberikan Cita gaun bercahaya seperti bintang yang sangat terang.
Dongeng ini mengajarkan bahwa kerja keras dan ketulusan hati pada akhirnya akan membuahkan hasil yang indah.
5. Ratu Baik Hati
Di sebuah Negeri Salju hiduplah seorang Ratu Elara yang tinggal di istana es yang megah. Ketika musim dingin melanda seluruh negeri dalam waktu yang lama, rakyat mulai kehabisan stok makanan. Untuk membantu rakyatnya, Ratu Elara membuka pintu istananya dan membagikan persediaan makanan kerajaan hingga saat panen tiba.
Rakyat pun bahagia karena terhindar dari bencana kelaparan yang sudah di depan mata karena Ratu Elara yang baik hati. Pesan moral dari dongeng ini adalah, jadilah pemimpin yang bertanggung jawab, murah hati, dan mengutamakan keselamatan rakyatnya.
Mums, itulah beberapa dongeng tentang kerajaan, pangeran, dan putri yang penuh pesan moral di dalamnya. Semoga dengan membaca dongeng tersebut secara utuh dan rutin, Si Kecil semakin memahami nilai-nilai keteladanan yang ada dalam dongeng tersebut.
Referensi :
Journal of Mother and Child. 2025. Therapeutic Fairytales for Holistic Child Development: A Systematic Literature Review of Clinical, Educational, and Family-Based Practices.


