Tidak hanya saluran pencernaan, flu juga bisa terjadi pada perut. Iya, flu perut namanya. Istilah medisnya gastroenteritis yaitu infeksi yang menyebabkan peradangan pada lambung dan usus.
Flu perut bukanlah influenza, meski namanya mirip dan gejalanya hampir sama. Bedanya influenza lebih sering menyebabkan batuk, pilek, atau sakit tenggorokan, sedangkan flu perut menyerang saluran cerna.
Penyebab flu perut pada anak
Mums, memahami penyebab flu perut pada anak sangat penting, agar bisa mengobati sesuai penyebabnya. Sama seperti diare pada anak yang diabaikan flu perut juga bisa berdampak fatal. Seperti yang disebutkan oleh National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) bahwa diare yang tidak ditangani dapat menyebabkan dehidrasi berat hanya dalam 1–2 hari. Dan bayi yang mengalami dehidrasi dapat mengalami kondisi mengancam jiwa dalam waktu 24 jam saja.
Karena itu memahami gejala, penyebab, cara merawat, dan kapan harus ke dokter sangat penting untuk melindungi si Kecil dari komplikasi akibat flu perut. Berikut ini penyebab flu perut pada anak yang perlu diketahui :
1. Virus
Sebagai penyebab umum gastroenteritis pada anak, ada beberapa jenis virus yang dimaksud seperti norovirus, rotavirus, dan adenovirus. Rotavirus sendiri merupakan penyebab utama flu perut pada bayi dan balita.
Sifatnya yang sangat menular dan mudah menyebar melalui tangan yang kotor, makanan, minuman, maupun kontak dengan permukaan yang terkontaminasi virus tersebut.
2. Bakteri
Gastroenteritis pada anak juga banyak dipicu oleh kontaminasi bakteri termasuk Salmonella, E. coli, dan Campylobacter. Biasanya berasal dari makanan atau minuman yang terkontaminasi.
3. Parasit
Selain bakteri dan virus, gastroenteritis pada anak juga bisa dipicu oleh parasite berupa Giardia dan Cryptosporidium.
4. Keracunan makanan
Keracunan makanan patut dicurigai sebagai pemicu terjadinya flu perut pada anak. Terutama pada kasus keracunan masal, karena sifatnya yang menyebar.
Gejala flu perut pada anak
Gastroenteritis yang terjadi pada si Kecil bisa dikenali dari berbagi gejala yang timbul. Biasanya gejala khas dari flu perut ini ditandai dengan salah satu atau lebih dari kondisi berikut ini :
Diare berair
Muntah
Demam
Mual
Kram perut
Sakit kepala
Nyeri otot
Menggigil.
Ketika anak muntah dan diare sekaligus, cairan tubuh keluar dalam jumlah besar. Jika tidak segera diganti, anak dapat mengalami dehidrasi. Kondisi ini jelas sangat berbahaya jika tidak segera ditangani.
Berikut ini tanda dehidrasi yang dialami oleh anak akibat gastroenteritis yang dialami oleh anak dan perlu diwaspadai :
Tidak ada air mata saat menangis
Jarang pipis, yang ditandai dengan kondisi popok kering > 4–6 jam
Mulut kering dan bibir pecah-pecah
Mata atau pipi cekung
Anak tampak sangat lelah atau kurang responsif
Rewel berlebihan atau justru sangat lemas.
Perawatan flu perut di rumah
Kabar baiknya, perawatan flu perut yang tidak terlalu parah, umumnya bisa dilakukan perawatan di rumah. Tentu saja dengan tetap fokus pada hidrasi dan kenyamanan si Kecil.
Berikut ini langkah perawatan flu perut yang bisa Mums lakukan :
1. Penuhi kebutuhan cairan
Berikan cairan rehidrasi oral seperti Pedialyte, Enfalyte, Oralit / ORS lainnya. Berikan cairan dengan cara sedikit-sedikit tetapi sering. Misalnya 1–2 sendok teh setiap 5 menit untuk bayi atau anak yang muntah.
Ingat ya Mums untuk mencegah dehidrasi ini, bayi tetap boleh menyusu ASI atau susu formula.. Jangan berikan air putih saja pada bayi yang dehidrasi. Dan hindari jus atau soda tanpa diencerkan.
2. Makanan yang dianjurkan
Saat muntah mulai berkurang, berikan makanan seperti roti, biskuit, nasi, kentang rebus, sup atau sayur kuah bening, yogurt, buah dan sayur lembut, maupun daging tanpa lemak. Hindari makanan berlemak, pedas, dan gorengan.
3. Istirahat cukup
Biarkan anak tidur dan beristirahat sebanyak yang mereka butuhkan. Untuk menghindari kelelahan.
4. Obat yang aman
Pastikan mengonsumsi obat yang aman sesuai anjuran dokter. Jangan asal memberikan obat sebelum berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Mums, itulah kondisi flu perut yang cukup mengkhawatirkan jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Walaupun flu perut sebagai penyakit umum yang sering terjadi pada anak-anak, namun dapat memicu dehidrasi yang efeknya sangat fatal, terutama pada bayi dan anak kecil.
Dengan memahami gejala, memberikan cairan secara teratur, menjaga kebersihan, dan mengetahui kapan harus mencari bantuan medis, orang tua dapat membantu anak pulih dengan cepat dan aman.
Jika gejala memburuk atau Mums merasa ragu, segera konsultasikan ke dokter, terutama jika anak masih sangat kecil, muntah terus-menerus, atau tampak lemas.
Referensi :
NIDDK. Symptoms & Causes of Viral Gastroenteritis (“Stomach Flu”)


