Ketika kehamilan yang ditunggu-tunggu itu datang, Mums dan Dads tentu bahagia luar biasa. Segara setelah hasil test kehamilan positif, Mums dan Dads cek ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kehamilan pertama kali. Biasanya untuk memastikan apakah benar terjadi kehamilan. Namun, bagaikan petir di siang hari, hasil USG menunjukkan tidak ada embrio di dalam rahim Mums, meskipun terbentuk kantong kehamilan. Sebenarnya apa yang terjadi? Inilah kasus yang disebut hamil kosong.
Hamil kosong sering disebut blighted ovum, ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim namun tidak berkembang menjadi embrio . Tidak ada janin dalam kantung kehamilan, yang ada hanya plasenta. Lalu, bagaimana hamil kosong bisa terjadi dan apa gejala beserta penyebabnya? Simak artikel berikut yuk, Mums.
Bagaimana mungkin hamil kosong bisa terjadi?
Kehamilan kosong atau blighted ovum disebut juga kehamilan anembrionik. Dari namanya artinya kehamilan tanpa embrio atau calon janin. Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di rahim tetapi tidak berkembang menjadi embrio. Itulah sebabnya, ketika Mums melakukan test kehamilan, hasilnya positif karena


