Kesehatan saluran cerna si Kecil merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak agar tetap aktif setiap hari. Sebab, saluran cerna adalah pusat kesehatan holistik, dimana tidak hanya menyerap nutrisi di usus halus, tetapi juga mempengaruhi nafsu makan yang baik, tidur yang berkualitas, suasana hati yang positif, serta menjadi kunci tumbuh kembang si kecil.
Orang tua bisa mengetahui kondisi kesehatan pencernaan anak dengan memantau kondisi feses-nya. Namun, orang tua sering panik dan bingung dengan perubahan bentuk, warna atau tekstur fases pada anak. Padahal, dengan memahami dan mengamati kondisi feses atau pup si Kecil secara teratur bisa menjadi indikator utama pencernaan yang sehat dan langkah awal untuk memastikan tumbuh kembang anak yang baik.
Peran Saluran Cerna dalam Dukung Tumbuh Kembang Anak
Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K) mengatakan, sistem pencernaan memiliki peran penting dalam tumbuh kembang dan kesehatan si Kecil secara menyeluruh.
“Kesehatan pencernaan anak harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh diremehkan oleh para Ibu. Para ahli kesehatan telah sepakat bahwa saluran cerna merupakan organ yang berperan paling penting dan berkembang pesat pada masa awal kehidupan untuk mendukung tumbuh kembang optimal dan kesehatan holistik si Kecil serta sebagai fondasi kecerdasan anak“, jelas dr. Frieda.
Berikut ini beberapa manfaat saluran cerna sehat untuk tumbuh kembang anak:
1. Penyerqpan nutrisi optimal
2. Jumlah bakteri yang cukup dalam saluran cerna
3. Jumlah patogen atau bakteri jahat yang rendah
4. Pergerakan usus yang sehat/
Ketika empat manfaat itu didapatkan, maka si Kecil akan dapat tumbuh dan berkembang optimal, daya tahan tubuhnya juga kuat, terlindungi dari berbagai gangguan saluran cerna, dan hubungan antara saluran cerna dan otaknya pun terjadi dengan baik.
Cara Mendapatkan Saluran Cerna yang Sehat
Menurut dr. Frieda, masa 1000 Hari pertama Kehidupan merupakan periode emas untuk perkembangan fungsi pencernaan dan maturitas mikrobiota saluran cerna. Dan untuk membentuk mikribiota sehat pada usus maka nutrisi memiliki peran penting untuk mengoptimalkan saluran cerna, jadi pastikan si Kecil mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang.
Salah satu cara untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah dengan mengonsumsi serat prebiotik. «Oleh karena itu, si Kecil perlu diberikan asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam makanan sumber serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian, atau bisa juga bersumber dari nutrisi lain, seperti susu pertumbuhan yang disuplementasi prebiotik untuk anak diatas satu tahun," kata dr. Frieda.
Berikut cara menjaga saluran cerna si Kecil tetap sehat:
1. Asupan prebiotik
Beberapa prebiotik seperti FOS, GOS dan Inulin berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan si Kecil dan menjaga jumlah bakteri baik dalam usus tetap seimbang.
2. Konsumsi serat yang cukup
Berikan si Kecil asupan nutrisi berupa serat, seperti sayur dan buah-buahan. Serat kaya akan prebiotik menjadikan kesehatan pencernaan si Kecil dapat terjaga sehingga mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung kebiasaan buang air besar secara teratur.
3. Pantau pup si kecil
Memanatu pup si Kecil secara rutin juga akan membantu orang tua mengetahui kondisi pencernaan anak dalam kondisi sehat. Sebab, masalah pencernaan pada anak sering kali tidak langsung terlihat, dan perubahan pola buang air besar menjadi salah satu tanda paling awal dan penting dari gangguan kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, anak yang secara rutin memiliki pola buang air besar (BAB) yang baik cenderung memiliki nafsu makan yang baik, tidur yang berkualitas, suasana hati yang positif, serta pertumbuhan yang optimal.
AI Poop Tracker
Kadang orang tua bingung dan cemas apakah pola BAB si kecil bermasalah setiap kali bentuk atau warna feses mengalami perubahan.
Untuk memudahkan orang tua memantau pup si Kecil, Nutricia Research juga telah mengembangkan model Artificial Intelligence (AI) yang dapat membantu orang tua untuk melakukan monitoring pup dengan lebih mudah yaitu ‘AI Poop Tracker dari Bebeclub’
![]()
Tracker ini dikembangkan tim Nutricia di Eropa dan Asia dan menjadi tools berbasis teknologi AI pertama di Indonesia. Fitur canggih dapat membantu para orang tua mendeteksi dan memonitor kesehatan pencernaan anak secara mudah di mana saja dan kapan saja, hanya dengan foto feses melalui handphone dan telah teruji memiliki akurasi lebih dari 95%.
"Hasil riset ini sudah dipresentasikan dalam forum ilmiah kesehatan pencernaan internasional, seperti The European Society for Paediatric Gastroenterology Hepatology and Nutrition (ESPGHAN), dan sudah dipublikasikan di jurnal ternama The Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition (JPGN) dan Acta Paediatrica. Hasil riset ilmiah tersebut telah menjadi landasan pengembangan tools di Indonesia dan divalidasi oleh dokter anak konsultan gastroenterologi di Indonesia,” ujar Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK.
Melalui AI Poop Tracker para ibu untuk memonitor masalah pencernaan si Kecil dengan cepat dan akurat. Dengan visual yang menarik, penjelasan yang mudah dimengerti, dan fitur edukatif, AI Poop Tracker diharapkan dapat mendorong orang tua untuk menjadikan pemantauan kesehatan pencernaan sebagai bagian dari rutinitas harian mereka,” kata Marketing Manager Consumer Value Journey & Customer Relationship Management Danone Specialied Nutrition (SN) Indonesia, Rakhmania Pithaloka.


