Membesarkan anak bersama mantan istri atau suami yang masih tinggal dalam satu kota saja kadang sulit, apalagi beda negara. Namun, co-parenting beda negara ini bisa dilakukan oleh aktris Acha Septriasa dan mantan suaminya, Vicky Kharisma.
Acha Septriasa dan Vicky Kharisma sudah resmi bercerai pada 19 Mei 2025. Saat ini mereka menerapkan pola asuh bersama atau co-parenting demi putri mereka, Bridgia Kalina Kharisma, yang biasa disapa Brie, yang saat ini berusia 8 tahun.
Acha dan Vicky membagi waktu asuh secara adil kendati terpisah oleh jarak antara Jakarta dan Sydney, di mana Vicky tinggal. Kira-kira bagaimana pembagian pengasuhannya?
Pernikahan Acha Septriasa Terpaksa Kandas
Setelah menikahi Vicky Kharisma, Acha menetap di Sydney dan meninggalkan dunia artis, di mana Acha adalah salah satu pemain film papan atas. Acha Septriasa sudah bermain dalam film seperti Heart (2006), Test Pack (2012), Mumun (2022), dan Layla Majnun (2021).
Perjalanan rumah tangga mereka sempat berjalan mulus selama beberapa tahun, namun tanda-tanda keretakan pun mulai muncul sejak Oktober 2021. Perceraian pun tidak terhindarkan dan mereka resmi berpisah pada Mei 2025, setelah sempat pisah rumah sejak Januari 2024.
Selepas bercerai, Acha melnjutkan karir sebagai pekerja film di Indonesia. Bukan sebagai pemain film namun debut sebagai sutradara. Film 9 Aku, Love Heals akan jadi debut pertamanya sebagai sutradara. Film ini akan diproduksi oleh Avarta Media, rumah produksi baru milik Acha yang didirikan bersama rekannya, Arya Setiadharma dan Aditya Dharma.
Co-Parenting dengan Pembagian Waktu dan Jarak
Artis Acha Septriasa bicara soal perjalanan co-parenting-nya dengan Vicky Kharisma pasca mereka bercerai. Meski hubungan keduanya sudah canggung, namun harus dilakukan demi kebaikan sang buah hati, Brie.
Acha kembali menetap di Jakarta sementara Vicky tetap di Sydney. Acha pun rela bolak-balik Jakarta–Sydney, Australia untuk mengantar dan menjemput Brie, saat giliran Brie tinggal bersama papanya.Mesti melelahkan, menurut Acha, semuanya berjalan aman, tentram, damai, dan tidak sampai mengganggu pekerjaannya.
1. Tidak pernah putus komunikasi
Terpisah oleh jarak tidak menutup keduanya saling berkabar demi membesarkan sang anak. Saat Brie di Sydney, Acha selalu menelepon setiap hari. Meski harus terpisah dari anak semata wayang, Acha mengaku ikhlas karena Brie pun bisa menerima dan bahagia bersama ayahnya.
2. Pembagian waktu fleksibel
Pembagian waktu asuh untuk Brie, dilakukan secara fleksibel. Acha mendapat porsi sekitar 60% dan Vicky sekitar 40%. Saat Acha sibuk bekerja atau promosi, Brie tinggal bersama Vicky di Sydney, Australia. Komunikasi tetap dijaga setiap hari melalui telepon meskipun terpisah jarak
Pembagian waktu yang jelas namun fleksibel ini sangat membantu. “Papanya pegang dua bulan, aku pegang dua bulan," kata Acha Septriasa kepada media di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
3. Terima kasih untuk anak
Aktris berusia 36 tahun itu, merasa bersyukur karena Bridgia tumbuh menjadi anak yang sangat pengertian dan bisa menerima kondisi orang tuanya yang kini sudah tidak lagi tinggal satu atap.
Acha selalu bersyukur dan berterima kasih untuk Brie, dan ia membalasnya dengan semakin giat bekerja demi memenuhi tanggung jawab besar untuk menjamin masa depan Brie tetap cerah meskipun keadaan keluarga sudah tidak utuh lagi.
Belum lama ini Acha Septriasa berkunjung ke Sydney dan di sela-sela kebersamaan ibu dan anak tersebut, Acha berhasil menyelesaikan kompetisi virgin full marathon di Sydney. Ada momen menarik dari acara itu. Brie terlihat memberikan semangat buat ibunda dari pinggir lintasan. Momen hangat itu mendapatkan banyak atensi dari netizen.
Ternyata co-parenting antarnegara meski butuh perjuangan lebih tetap dapat dilakukan selama kedua orang tua bertekad dan punya visi yang sama, semua demi anak-anak. Acha Septriasa dan Vicky Kharisma bisa membuktikannya.


