Data menunjukkan 58% anak dan remaja Indonesia usia 10-14 tahun tergolong kurang aktif secara fisik
Orang tua perlu mempertimbangkan kenyamanan, kesesuaian ukuran, dan keleluasaan bergerak saat memilih pakaian aktif untuk anak.
Saat ini produsen pakaian olahraga anak terus berinovasi dengan baju olahraga yang nyaman, dengan banyak pilihan desain dan warna, dan menyesuaikan jenis aktivitas olahraganya.
Saat memilih pakaian untuk anak, ukuran dan tampilan biasanya menjadi dua hal pertama yang dipertimbangkan orang tua. Namun, bagi anak yang menjalani hari dengan beragam aktivitas, mulai dari sekolah, kelas olahraga, bermain, hingga kegiatan bersama keluarga, ada satu hal lain yang tak kalah penting: apakah pakaian tersebut cukup nyaman untuk terus dikenakan saat bergerak?
Bagi anak yang aktif, pakaian bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi kenyamanan mereka saat beraktivitas anak. Namun, bukan berarti Mums dan Dads, bisa memberikan si kecil baju yang malah membuat tidak nyaman.
Saat memilih baju anak, sebaiknya pertimbangkan ukuran yang tepat, kenyamanan bahan, dan keleluasaan bergerak, sehingga membuat pengalaman beraktivitas menjadi lebih menyenangkan bagi anak.
Tips Memilih Pakaian yang Nyaman untuk Anak
Hengky Wijaya, Managing Director moodytiger Indonesia, salah satu brand sports-lifestyle anak menjelaskan, “Orang tua biasanya menjadi pihak yang menentukan pembelian, tetapi setelah itu anak membuat keputusan lain, apakah mereka mau memakai pakaian tersebut lagi atau tidak,” ujar Hengky Wijaya.
“Khusus untuk pakaian aktif, menurut kami pengalaman anak saat memakainya itu perlu ikut dipertimbangkan. Pakaian bisa saja terlihat bagus dan sesuai dengan ukuran anak, tetapi ketika anak merasa geraknya terbatas, kepanasan, atau tidak nyaman, hal-hal tersebut pada akhirnya bisa menjadi lebih penting daripada penampilan,” tambahnya.
Ada empat hal praktis yang dapat dipertimbangkan saat memilih pakaian anak yang nyaman untuk beraktivitas:
1. Nyaman dibawa bergerak
Pakaian yang nyaman ditentukan dari kualitas bahan dan ukuran yang pas. Bahan yang tidak menyerap keringan dan ukuran yang tidak pas (kekecilan atau kebesaran) tentu membuat jangkauan pergerakan anak jadi terbatas, bahkan membahayakan.
2. Pertimbangkan cuaca
Indonesia adalah negara tropis, namun kadangkala juga berangin. Pilih baju yang menyesuaikan dengan cuaca. Apakah materialnya sesuai untuk cuaca hangat dan lembap, serta apakah anak sendiri ingin mengenakannya kembali.
3. Lihat respons anak
Respons anak juga dapat menjadi petunjuk penting. Keluhan seperti rasa gatal, terlalu ketat, panas, atau sulit bergerak mungkin terdengar sederhana, tetapi bisa menjadi indikasi apakah pakaian tersebut nyaman atau tidak.
“Anak tidak harus menentukan setiap keputusan pembelian, tetapi mendengarkan apa yang mereka rasakan dapat membantu orang tua membuat pilihan yang lebih tepat,” lanjut Hengky.
Trend sports-lifestyle anak
Saat ini baju olahraga anak termasuk salah satu kebutuhan yang memiliki peminat tinggi. Data Euromonitor International yang dipublikasikan melalui MarketResearch.com menunjukkan bahwa nilai penjualan ritel pakaian anak di Indonesia mencapai Rp16,8 triliun pada 2025, tumbuh 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Orang tua jaman sekarang semakin menyadari bahwa aktivitas fisik pada anak adalah salah satu faktor penting yang mendukung tumbuh kembang mereka. Karena itu, orang tua, terutama dari kelas menengah, mulai memberikan dukungan dengan pakaian nyaman.
Kebutuhan ini ditangkap oleh industri dengan menciptakan pakaian olahraga anak yang tidak hanya nyaman namun juga menarik dari sisi desain dan warna. Selain baju, ada juga alas kaki, dan aksesori untuk anak hingga remaja.
“Produk kami dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari tenis, renang, golf, beraktivitas di luar ruangan, hingga kegiatan sehari-hari,” jelas Hengky, yang sudah membuka flagship store moodytiger di Pacific Place sejak Desember 2025.


