Bayi usia 6 bulan biasanya akan mengalami fase tumbuh kembang yang sangat pesat. Selain kemampuan motorik yang berkembang, kemampuan kognitifnya juga ikut berkembang. Tidak heran bila tumbuh kembang bayi 6 bulan cukup progresif dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Selain itu, 6 bulan adalah momen penting ketika bayi sudah diperkenalkan dengan makanan padat melalui MPASI. Setelah melewati fase ASI eksklusif selama 0-6 bulan, inilah saatnya si Kecil mencicipi beragam makanan padat tahap pertama sesuai kebutuhan dan kondisinya.
Milestone tumbuh kembang bayi 6 bulan
Tidak terasa si Kecil sudah memasuki usia 6 bulan, di mana tumbuh kembangnya terjadi begitu pesat di berbagai aspek perkembangan. Menurut studi yang dimuat di jurnal Frontiersin (2020), disebutkan bahwa perkembangan motorik bayi enam bulan secara umum tidak hanya mencerminkan kemampuan otot, tetapi juga koordinasi antara sensasi, persepsi, dan tindakan.
Penelitian longitudinal menunjukkan bahwa kemampuan motorik pada usia 6 bulan berkaitan erat dengan perkembangan motorik, motorik halus, serta kognitif pada usia 12 bulan. Artinya, keterampilan motorik awal yang kuat dapat memprediksi keterampilan lanjutan di kemudian hari.
Berikut ini milestone tumbuh kembang bayi 6 bulan yang perlu diketahui:
1. Koordinasi semakin baik
Otak kanan dan kirinya mulai berkomunikasi dengan baik. Artinya sistem koordinasi tubuh sudah berjalan secara normal. Tidak heran bila bayi usia 6 bulan sudah bisa memahami konsep senang atau sedih dan mulai meresponsnya dengan kata-kata.
2. Mengenal diri dan orang terdekat
Memasuki usia 6 bulan, bayi sudah paham siapa dirinya, dan mengenal mana orang tuanya, saudara kandung, dan orang lain yang ada di lingkungan terdekatnya, termasuk kakek nenek yang tinggal serumah dengannya. Bahkan ia mungkin lebih cemas atau takut pada orang asing yang tidak dikenalnya.
3. Kemampuan mengunyah
Bayi 6 bulan berarti sudah bisa mengonsumsi makanan padat lewat MPASI. Di sini kemampuan mengunyah si Kecil sudah lebih baik dan berkembang pesat menyesuaikan dengan kebutuhan MPASI-nya. Makanan pada selain kandungan nutrisi yang beragam, juga merangsang memperkuat rahang untuk membantu bayi mengunyah makanan dan berbicara.
4. Kemampuan tangan
Kontrol tangannya sudah cukup berkembang sehingga dapat meraih suatu objek dan menggerakkannya ke arah dirinya. Bahkan sudah mampu memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya, belajar cara melepaskan sesuatu, dan memahami bahwa benda itu jatuh. Si Kecil cenderung menggunakan satu tangan lalu beralih ke tangan lainnya.
5. Berguling
Umumnya, bayi 6 bulan sudah bisa berguling-guling. Inilah yang membuat Mums mesti berhati-hati saat mengganti popok di meja atau tempat tidur bayi. Pastikan si Kecil tetap aman dalam pengawasan.
6. Mendorong tubuhnya
Selain berguling, bayi usia 6 bulan sudah mulai mampu mendorong tubuhnya ke posisi merangkak, bergoyang maju atau mundur dengan tangan dan lututnya. Ia pun sudah mampu mendorong ke atas dan ke bawah dengan kaki dalam posisi berdiri dan mungkin dapat duduk dengan bantuan. Sudah pasti ia mampu memutar tubuhnya ke arah mana pun yang diinginkan.
7. Perkembangan kognitif
Selain aspek fisik dan motorik kasar, tumbuh kembang bayi 6 bulan dari aspek kognitif pun mulai banyak kemajuan. Misalnya, ia mulai menikmati permainan cilukba atau tepuk tangan. Ia juga akan mencoba mencari benda atau mainan tersembunyi, serta memasukkan benda atau apa pun yang ada di tangan ke mulutnya.
8. Perkembangan sosial
Bayi usia 6 bulan senang berinteraksi dan bermain, ia mulai mencari cara untuk menarik perhatian, salah satunya dengan menangis agar digendong. Beberapa bayi di usia ini bahkan sudah mampu memahami kata sederhana seperti ‘mandi’ dan dapat mengenali namanya sendiri karena sering disapa setiap saat.
9. Perkembangan emosional
Tumbuh kembang bayi 6 bulan yang juga cukup signifikan adalah dari aspek emosional. Ia mulai mampu memahami emosi orang lain melalui nada suaranya. Misalnya, si Kecil dapat memahami apakah Mums berbicara kepadanya dengan kasar atau lembut.
10. Perkembangan bahasa
Kemampuan komunikasi bayi usia 6 bulan juga berkembang pesat. Ia mulai banyak berceloteh, berteriak, hingga meniup gelembung dalam mulutnya. Di sini, bubbling mulai muncul dengan mengeluarkan suara berulang kali seperti ‘babababa.’ Bahkan ada yang sudah mampu mengucapkan dua suara seperti ‘bada’. Nah, tirukan setiap suara yang keluar dari mulutnya untuk merangsang bayi belajar berbicara.
Kesimpulan
Mums, itulah beberapa pencapaian atau milestone tumbuh kembang bayi usia 6 bulan yang ideal dan umum terjadi. Bisa dibilang bayi usia 6 bulan adalah fase perkembangan yang dinamis dan multidimensional karena melibatkan berbagai aspek kemampuan. Mulai dari fisik, kognitif, bahasa, hingga sosial dan emosionalnya.
Tumbu kembang bayi 6 bulan dan seterusnya bukanlah sebuah proses bertambah berat badan dan tinggi badan, tetapi juga mencerminkan perubahan kemampuan berpikir, koordinasi, dan interaksi sosial secara umum. Karena itu, stimulasi dan pendampingan dari orang tua sangat dibutuhkan. Termasuk lingkungan yang mendukung dan menghadirkan kehangatan pada si Kecil sehingga tumbuh kembangnya bisa berjalan optimal.
Untuk mengetahui tumbuh kembang bayi 7 bulan, Mums juga dapat membaca informasi lengkapnya di Teman Bumil dan Parenting, loh!
Referensi
Frontiersin. 2020. Do 6-month motor skills have cascading effects on 12-mont motor and cognitive development in extremely preterm and full-team infants.


