Libur panjang sudah usia, artinya semua ibu mesti bersiap kembali dengan rutinitas pagi membangunkan anak untuk sekolah. Libur semester, atau libur hari raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga. Selain berkumpul dengan keluarga besar, tradisi Mudik Lebaran juga membuat anak-anak merasakan pengalaman yang menyenangkan, bermain dengan sepupu, jalan-jalan, hingga tidur lebih larut dari biasanya.
Namun setelah liburan usai, tidak sedikit anak yang merasa malas kembali ke rutinitas sekolah. Bangun pagi terasa berat, semangat belajar menurun, bahkan ada yang merasa sedih karena masa liburan sudah berakhir. Kondisi ini wajar terjadi karena anak membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali dengan rutinitas harian.
Orang tua memiliki peran penting untuk membantu anak membangun kembali mood dan semangat belajar setelah libur panjang. Dengan pendekatan yang tepat, transisi dari masa liburan menuju aktivitas sekolah bisa terasa lebih ringan dan menyenangkan bagi anak.
Mengapa Anak Sulit Kembali ke Rutinitas Setelah Liburan?
Selama liburan Lebaran, rutinitas anak biasanya berubah cukup drastis. Jam tidur menjadi lebih fleksibel, aktivitas belajar berkurang, dan waktu bermain meningkat. Selain itu, anak juga mendapatkan banyak stimulasi baru seperti perjalanan jauh, bertemu


