Puncak dari kenikmatan hubungan seksual adalah ketika terjadi orgasme, baik pada kedua pasangan maupun salah satunya. Namun, sayangnya, ketika bicara orgasme, fokus selalu tertuju pada orgasme pria yang lebih mendominasi ketimbang orgasme wanita.
Bukan tanpa alasan, orgasme wanita lebih jarang dibahas ketimbang orgasme pada pria. Menurut Psikolog Klinis Inez Kristanti dalam penjelasannya di kanal Youtube Teman Bumil dan Parenting, orgasme wanita memang lebih jarang terjadi ketimbang orgasme pada laki-laki. Namun, bukan berarti tidak bisa. Mungkin hal ini disebabkan oleh lebih sedikitnya yang diketahui tentang orgasme pada wanita ketimbang orgasme pada laki-laki.
Tanda-tanda orgasme pada wanita
Sebagai puncak kenikmatan seksual, orgasme sering disalahartikan. Menurut Inez, salah satu kesalahpahaman soal orgasme wanita adalah adanya anggapan bahwa tanda orgasme wanita adalah keluarnya cairan. Padahal tidaklah demikian. Sebab wanita sebenarnya juga bisa orgasme tanpa mengeluarkan cairan apa pun.
Inez menekankan, tanda-tanda orgasme setiap orang bisa jadi berbeda satu sama lain. Namun secara umum, tanda orgasme wanita di antaranya merasakan aliran darahnya lebih kencang dari biasanya, merasakan sensasi bergetar. Ada sensasi yang naik ke sekujur tubuh. Karena sensasinya itu berbeda-beda, jadi mungkin setiap wanita dalam hal ini akan mengalami pengalaman yang unik tersendiri.
“Setiap orang memiliki pengalaman seksual yang berbeda satu sama lain, itu sebabnya pengalaman orgasmenya pun tidak akan serupa. Satu hal yang pasti, ketika seorang wanita pernah mengalami orgasme, biasanya orang tersebut akan tahu bahwa ia mengalami orgasme atau tidak saat berhubungan seksual,” jelas Inez.
G-spot, mitos atau fakta?
Bicara orgasme pada wanita, tidak bisa dilepaskan dari hal unik satu ini, yaitu G-spot. Disebutkan bahwa G-spot dianggap sebagai satu spot di dalam vaginanya wanita, yang menjadi titik kepuasan seksual yang ada di dalam vagina, sehingga berfungsi mampu membantu meningkatkan kemungkinan wanita mengalami orgasme.
Namun keberadaan G-spot ini sebenarnya juga menjadi kontroversi. Ada dua kubu dengan pandangan yang berbeda. Kubu pertama menyebutkan bahwa G-spot ini memang ada. Namun pihak yang lain menganggap sebaliknya, bahwa G-spot itu sebenarnya tidak ada atau hanya mitos belaka.
Karena dari hasil penelitian yang ada ditemukan bahwa bagian G-spot yang ada di dalam vagina wanita tersebut ternyata secara saraf tersambung dengan klitoris wanita yang ada di luar vagina. Dan klitoris itu sebenarnya diketahui sebagai titik kepuasan seksual wanita.
Jadi, sebenarnya semua wanita yang memiliki fungsi organ seksual yang baik hampir pasti memiliki kemampuan untuk orgasme. Itu artinya jika seorang wanita itu tidak mengalami orgasme, hal tersebut banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Salah satunya, orgasme wanita lebih sedikit diketahui daripada orgasme pada pria. Hal ini sebenarnya disebabkan oleh pengetahuan terkait organ seksual wanita yang cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan pengetahuan terkait organ seksual pria.
Jadi bukan karena wanita tidak mampu mencapai orgasme, melainkan karena tidak tahu bagaimana caranya, tidak tahu atau tidak kenal bagian-bagian tubuhnya, apa yang bisa membuat wanita merasa nikmat secara seksual sehingga pada akhirnya tidak bisa mengarahkan pasangannya untuk melakukan stimulasi seksual untuknya.
Tips membuat orgasme pada wanita
Untuk para Dads, dari penjelasan di atas, sudah bisa dipahami bahwa orgasme wanita bukan hal mustahil yang bisa diwujudkan. Asalkan paham bagaimana cara mencapainya.
Berikut ini tips cara mencapai orgasme wanita yang perlu Dads ketahui:
1. Komunikasi seksual
Terkait masalah orgasme wanita, hal pertama yang perlu dipahami adalah bukan hanya soal tujuan mencapai orgasmenya, melainkan tentang komunikasi terkait aktivitas seksual yang lancar antar pasangan tersebut.
Sebab bukan tidak mungkin, dari komunikasi seksual yang lancar inilah, akan membantu meningkatkan kemungkinan tercapainya orgasme wanita. Sehingga ia mendapatkan kenikmatan seksual yang lebih baik. Dengan komunikasi seksual yang baik, wanita juga bisa mengkomunikasikan apa yang sebenarnya menyenangkan buatnya dan hal apa saja yang membuatnya bergairah secara seksual.
2. Stimulasi klitoris
Sebagai sumber utama orgasme wanita, klitoris berperan besar dalam mencapai orgasme pada wanita. Sebagian besar wanita membutuhkan stimulasi klitoris untuk mencapai orgasme karena organ ini memiliki ribuan ujung saraf yang sangat sensitif. Jadi, lakukan stimulasi di area ini ya, Dads.
3. Jangan abaikan foreplay
Foreplay atau pemanasan seksual dibutuhkan untuk mencapai orgasme secara bertahap dan alamiah. Secara biologis, foreplay bertujuan untuk meningkatkan aliran darah ke organ genital, meningkatkan pelumasan vagina, dan tentunya meningkatkan gairah seksual. Ketiga hal inilah yang mampu membantu wanita mencapai orgasmenya.
4. Fokus pada sensasi tubuh
Sensasi orgasme setiap wanita bisa berbeda-beda. Satu hal yang pasti, kesadaran tinggi terhadap sensasi tubuh (interoception) cenderung mengalami orgasme lebih sering dan lebih memuaskan. Dalam hal ini kesadaran tubuh yang dimaksud seperti detak jantung, napas, dan sensasi sentuhan, yang dapat membantu meningkatkan respons seksual seorang wanita.
5. Relaksasi
Aktivitas seksual tidak hanya urusan fisik atau biologis dan organ reproduksi semata, melainkan ada faktor psikologis yang ikut andil di dalamnya. Karena itu, stres, kecemasan, atau problem psikologis lainnya dapat menghambat respons seksual.
Itulah sebabnya penting untuk para Dads, untuk melakukan relaksasi, meditasi, mencurahkan perhatian sebelum melakukan aktivitas seksual. Sebab pendekatan psikologis ini cukup efektif dalam mengatasi masalah orgasme wanita.
Dads, orgasme wanita merupakan sesuatu yang bisa dicapai dengan berbagai cara simpel namun cukup menantang. Ini bukan soal urusan biologis dan organ intim semata, melainkan ada faktor psikologis, emosional, dan neurologis yang ikut berperan penting.
Karena itu, memahami respons seksual wanita tidak hanya penting untuk kesehatan seksual, melainkan juga untuk meningkatkan kualitas hubungan dan kesejahteraan emosional keduanya.
Referensi
Teman Bumil dan Parenting. 2021. Tanda-tanda Wanita Mengalami Orgasme - Clinical Psychologist Inez Kristanti


