Gading Marten dan Gisella Anastasia dikenal sebagai salah satu orang tua yang berhasil menerapkan metode mengasuh anak bersama atau co-parenting dengan baik. Mereka kerap membagi momen bersama anak mereka, Gempita Nora Marten.
Kunci utama keharmonisan mereka adalah komitmen untuk mengesampingkan ego pribadi dan menempatkan kebahagiaan serta kesehatan mental anak sebagai prioritas nomor satu.
Hubungan harmonis mantan suami istri dalam membesarkan putri semata wayang mereka banyak menuai pujian loh, Mums. Bahkan, Komnas Anak sempat menyoroti kekompakan keduanya sebagai contoh co-parenting yang baik pasca perceraian.
Hubungan Gading Marten dan Gisella Anastasia
Gisella Anastasia dan Gading Marten bercerai pada tahun 2019. Keduanya menikah selama enam tahun dan dikaruniai seorang anak perempuan, Gempita Nora Marten, yang lahir pada tanggal 16 Januari 2015 dan baru saja merayakan ulang tahun ke-11 pada awal tahun ini
Menurut penyanyi yang kerap disapa Gisel ini, tidak mudah menerapkan co-parenting atau menjadi orang tua yang tetap kompak dalam membesarkan anak bersama setelah cerai.
Penyanyi berusia tiga puluh lima tahun itu menilai tantangan terbesar dalam menjalani co-parenting bukan lagi datang dari dirinya maupun Gading. Menurutnya, ujian justru dapat dirasakan oleh pasangan baru masing-masing apabila kelak sudah memiliki hubungan baru.
Saat ini Gempi sudah memasuki masa praremaja. Tentunya, tantangan membesarkan anak pun berbeda ketika anak masih kecil. Melalui sosial media Gisel, Gading maupun Gempi sendiri, kebersamaan keluarga ini terlihat tetap rukun dan tidak canggung menghabiskan waktu bersama.
Rahasia Sukses Co-parenting Gisel dan Gading
Inilah co parenting yang bisa dicontoh dari pasangan yang berpisah baik-baik, Gading Marten dan Gisel:
1. Hati yang besar dan menjauhkan ego
Gisel pernah mengakui bahwa Gading Marten adalah tipe yang bisa berbesar hati. Gisel menegaskan bahwa ia dan Gading sudah lama mengesampingkan ego pribadi demi kebahagiaan Gempi. Anak adalah nomor satu bagi Gisel dan Gading.
Menurut artis yang namanya besar sejak mengisi posisi sinden di acara OVJ ini, ia justru mengkhawatirkan ketika ia maupun Gading sudah punya pasangan baru kelak. Pasangan mereka mungkin tidak mudah melihat kekompakan mantan suami istri, meskipun hanya untuk urusan anak.
Namun, saat ini baik Gisel maupun Gading belum memutuskan untuk menikah lagi. Mereka masih menikmati masa membesarkan Gempi, yang kini duduk di kelas 5 sekolah dasar.
2. Selalu meluanglan waktu untuk bersama anak
Gading dan Gisel tidak canggung menghabiskan waktu bertiga, terutama pada momen yang memang mengharuskan mereka hadir bersama untuk Gempi. Di tengah kesibukan sebagai selebritas, mereka sering menikmati pergi ke kafe dan merayakan liburan bersama layaknya sebuah keluarga yang tetap kompak demi kebahagiaan sang putri.
3. Tetap menjaga batasan
Kedekatan yang terjalin antara Gading dan Gisel murni demi pengasuhan anak tanpa ada paksaan untuk rujuk, serta dilandasi oleh kedewasaan emosional dari semua pihak. Mereka memang orang tua bagi Gempi, tetapi secara pribadi mereka menghargai kehidupan masing-masing.
4. Dukungan Keluarga
Selain kemauan Gisel dan Gading menjalankan peran sebagai orang tua yang melakukan pengasuhan bersama, mereka juga mendapatkan dukungan keluarga untuk mewujudkan itu semua.
Keluarga besar memiliki tujuan yang sama, yaitu kebahagiaan anak. "Jadi, sudah masalah rumah tangganya emang benaran udah biar kita aja. Tapi ya udah ke depannya, makanya kita putuskan ya udah kita baik-baik," ucap Gading Marten dikutip dari YouTube Merry Riana. “Yang penting sekarang pokoknya sekarang Gempi, Gempi, Gempi," lanjutnya.
Itulah, Mums, tips Gisella dan Gading Marten untuk menjaga hubungan baik sebagai orang tua bagi anaknya. Bagi mereka, perpisahan tidak harus membuat anak kehilangan kehangatan dari sosok ayah maupun ibu.
Tak sedikit pula yang menyebut kekompakan keduanya sebagai contoh bahwa mengesampingkan ego demi anak bukanlah hal yang mudah, tetapi bisa memberikan dampak besar bagi tumbuh kembang dan rasa aman seorang anak.
Di tengah banyaknya kisah tentang konflik setelah perceraian, kebersamaan Gading, Gisel, dan Gempi justru menghadirkan sudut pandang berbeda. Meski jalan hidup orang tua berubah, kasih sayang kepada anak tetap bisa diberikan bersama.


