Konflik adalah bagian alami dari setiap hubungan, termasuk pernikahan. Dua individu yang tumbuh dalam lingkungan berbeda memiliki pengalaman, kebiasaan, serta cara berpikir yang tidak sama, sehingga wajar jika sesekali Mums dan Dads berselisih paham. Namun, yang membedakan pasangan yang harmonis dan tidak, bukanlah ada atau tidaknya konflik, tetapi kemampuan mereka mengelola dan menyelesaikannya secara konstruktif.
Artikel ini membahas penyebab konflik yang paling umum, cara-cara efektif mengatasi konflik yang pernah terbukti berhasil, hal yang harus dihindari, serta kapan pasangan perlu mempertimbangkan bantuan profesional.
Penyebab Konflik dalam Pernikahan yang Paling Umum
Konflik dalam pernikahan biasanya berakar pada beberapa faktor utama yang terus berulang jika tidak dikelola atau diselesaikan sampai tuntas. Inilah beberapa penyebab tersering munculnya konflik dalam pernikahan yang Mums dan Dads mungkin pernah alami:
1. Komunikasi yang Tidak Efektif
Ini adalah masalah klasik dan menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal


