Momen menyusui menjadi pengalaman paling berkesan bagi Mums. Di sinilah attachment maupun bonding dengan Si Kecil dimulai dengan sangat intens. Tentu saja Mums tidak bisa seorang diri mempersiapkan diri untuk dapat menyusui dengan maksimal.
Peran ayah sangat dibutuhkan untuk membantu proses menyusui berjalan lancar dan sukses. Baik untuk ibu maupun Si Kecil.
Selama proses menyusui, peran ayah mencakup dukungan emosional, bantuan praktis, keterlibatan dalam pengasuhan, membantu mengatasi masalah menyusui, serta memberikan informasi dan dorongan yang tepat.
Peran Ayah agar Ibu Sukses Menyusui
Dalam keluarga, kegiatan menyusui bukan hanya tanggung jawab ibu, melainkan kerja sama tim yang melibatkan ayah, bahkan kakek-nenek, dan orang terdekat lainnya yang ada di rumah tersebut.
Khusus untuk ayah, momen menyusui menjadi kesempatan melakukan bonding dan membuktikan kasih sayang juga perhatian bagi keluarga kecilnya.
Peran sentral ayah dalam menyusui bahkan ditegaskan dalam penelitian yang dimuat dalam jurnal Cureus (2022) yang menyebutkan bahwa ayah bukan hanya pendamping ibu saat menyusui, tetapi merupakan bagian dari support system yang dapat membantu ibu memulai dan mempertahankan ASI.
Berikut ini ini peran ayah untuk ibu menyusui agar proses ini berjalan lancar dan hasilnya optimal :
1. Wawasan menyusui
Bahkan peran ayah untuk ibu menyusui sudah harus ditunjukkan jauh hari sebelum kelahiran. Tepatnya saat Mums hamil trimester tiga. Di sinilah wawasan tentang menyusui sudah seharusnya ayah dapatkan.
Langkah terbaik dukungan ayah terlihat dari antusiasnya mempelajari hal-hal dasar menyusui sebelum bayi lahir. dengan begitu ayah punya pemahaman yang tepat tentang menyusui juga peran penting dirinya selama fase menyusui ini berjalan.
2. Membantu persiapan
Peran penting ayah untuk ibu menyusui yang sangat penting adalah memberikan bantuan saat tiba waktunya. Misalnya menggendong bayi ke pangkuan Mums, membantu mengatur posisi duduk Mums dan posisi bayi agar menyusui lebih nyaman dan perlekatannya maksimal.
3. Mendampingi ibu menyusui
Jangan biarkan ibu menyusui seorang diri. Jika memungkinkan dampingi proses menyusui ini sampai selesai. Di sini ayah dan ibu bisa mengobrol santai. Keberadaan ayah ketika ibu menyusui sangat berarti sebagai dukungan moral. Jadilah pendukung bagi ibu saat ia menyusui bayi di tempat umum, dan temani dengan penuh rasa bangga.
4. Penuhi kebutuhan ibu menyusui
Siapkan segelas air, bantalan khusus, krim menyusu, atau apa pun yang dibutuhkan ibu dan bayi saat proses menyusui berlangsung. Dengan bantuan ini, maka menyusui menjadi lebih lancar, minim kendala, dan ibu merasa begitu dihargai.
5. Membantu pekerjaan rumah
Dukungan ayah dalam hal ini tidak hanya say menyusui saja, melainkan juga di luar waktu menyusui. Termasuk memastikan bahwa ibu punya cukup energi dan waktu untuk menyusui. Sehingga ayah dapat mengambil alih tugas domestik seperti mencuci piring, memasak, membersihkan rumah. Dan mengurus kebutuhan lainnya agar ibu menyusui punya banyak waktu untuk beristirahat guna memulihkan tenaga dan pikirannya untuk menyusui Si Kecil.
6. Membantu ibu saat lelah
Menyusui butuh energi, waktu, perhatian dan konsentrasi. Bahkan ibu bisa sangat kelelahan saat menyusui apalagi bila dilakukan dalam posisi duduk. Di sinilah ayah berperan membantu ibu saat dirinya tampak kelelahan. Ayah bisa memberikan pijatan hangat. Setelah menyusui selesai, ayah bergantian menjaga bayi agar Mums bisa beristirahat.
7. Memaksimalkan ASI eksklusif
Jika ibu mengalami masalah dalam memberikan ASI, seperti puting lecet, ASI sedikit, bayi sulit menyusu, ayah membantu mencari solusi yang tepat. Misalnya mencari konselor laktasi, bukan langsung menyimpulkan bahwa menyusui telah gagal. Jadi maksimalkan ASI eksklusif dan setelahnya, menjadi salah satu peran ayah untuk ibu menyusui.
8. Melindungi ibu dari komentar negatif
Selalu saja ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab memandang sebelah mata proses menyusui yang dijalani. Juga membandingkan ibu menyusui satu sama lain. Di sinilah ayah berperan melindungi ibu dari komentar negatif tersebut. Caranya dengan tidak menyampaikan hal negatif tersebut pada Mums, atau mencegah pernyataan negatif sampai ke telinganya.
9. Mendampingi ibu mencari bantuan
Ketika kendala menyusui terjadi, jangan pernah menyalahkan ibu menyusui. Lebih baik, dampingi ibu untuk mencari solusi yang tepat. Misalnya menghubungi konsultan laktasi, membawa ke dokter untuk berkonsultasi atau melakukan pemeriksaan medis. Jangan biarkan ibu menyusui sendirian menghadapi hambatan menyusui yang terjadi.
Mums, itulah beberapa peran penting ayah saat ibu menyusui agar proses menyusui berjalan lancar dan sukses dari awal hingga akhir. Tanpa ayah yang sigap membantu, sabar mendampingi, konsisten hadir saat menyusui, rasanya proses menyusui yang panjang dan melelahkan ini akan sulit dihadapi sendiri oleh pasangan.
Sebab menyusui bukan hanya soal kesiapan dan kekuatan fisik semata, melainkan dibutuhkan kekuatan dan dukungan moral dari support system yang ada. Salah satunya dari suami tercinta. Karena menyusui adalah bagian dari tanggung jawab dan kewajiban mengasuh dan membesarkan anak. Hal ini jelas menjadi tanggung jawab bersama kedua orangtuanya, bukan hanya ibu seorang.
Referensi :
Cureus. 2022. The Role of Fathers in Promoting Exclusive Breastfeeding.


