Tiga Pelajaran Penting Buat Orang Tua Melalui Film Toy Story 5

Dipublish: Minggu, 21 Juni 2026 13:30 WIB

Diperbarui: Senin, 22 Juni 2026 16:14 WIB

Poster film toy story

Mums dan Dads, di liburan sekolah kali ini, ada film anak-anak yang wajib ditonton. Salah satunya film waralaba Toy Story besutan Pixar. Film kelima Toy Story mengangkat tema teknologi, persahabatan, dan perundungan melalui petualangan yang tak terlupakan. Apakah Mums berencana menontonnya bersama si Kecil?


Baca dulu ya pelajaran apa yang bisa diambil dari film anak populer ini, khususnya terkait teknologi. Apalagi penggunaan gadget yang saat ini sudah menjadi bagian sehari-hari dalam pengasuhan anak.


Jalan Cerita Toy Story 5


Tujuh tahun setelah film Toy Story keempat dirilis, Woody, Buzz Lightyear, dan Jessie kembali bersatu untuk menyelamatkan Bonnie dari ancaman yang sangat dikenal orang tua: teknologi.


Ada karakter baru dimunculkan di film yang dirilis pada 19 Juni 2019 ini, yaitu Lilypad, tablet berbentuk katak. Pengisi suaranya adalah Greta Lee. Orang tua Bonnie membelikan perangkat itu untuk membantunya berbaur dengan teman-temannya di sekolah yang telah menggunakannya untuk terhubung secara virtual.


Salah satu sutradara dan penulis skenario Toy Story 5, Kenna Harris, menekankan bagaimana anak-anak semakin terbiasa dengan waktu di depan layar (screen time) dan bahkan terkadang sampai kecanduan. Akibatnya mungkin kurang terlibat dalam permainan imajinatif.


Selain masalah screen time, film ini juga menyoroti kesulitan yang terkadang muncul dalam menjalin persahabatan dan menghadapi perundungan. Perundungan saat ini tidak hanya terjadi di negara maju, tapi juga di negara kita lho Mums.


Data dari KPAI dan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menunjukkan lonjakan kekerasan di lingkungan pendidikan. Pada 2023, tercatat 285 kasus. Angkanya melonjak menjadi 573 kasus pada 2024, naik lebih dari dua kali lipat. Sebanyak 31 persen dari kasus tersebut berkaitan langsung dengan perundungan. Korban terbanyak adalah anak Sekolah Dasar.


Selain tema-tema penting, film berperingkat Parents Guide (PD) ini menampilkan banyak petualangan dan humor yang akan dinikmati orang tua bersama anak-anak mereka.


Pelajaran penting di Toy Story 5


Bagi Mums ynag belum mengenal tokoh Toy Story sejak film ini dirilis, ada tiga tokoh utama yaitu Woody si koboy, Jesse di koboy perempuan, dan Buzz Lightyear sahabat mereka. Tentunya banyak karakter-karakter mainan lain yang juga ikut mewarnai jalannya cerita.


Namun, Toy Story 5 benar-benar merupakan waktu bagi Jessie untuk bersinar saat ia bekerja keras untuk membantu pemiliknya, Bonnie, menemukan persahabatan sejati. Jessie dan Lily, akan menghadapi konflik, mencoba menyelesaikannya meskipun berantakan, kemudian mereka bekerja sama, dan berhasil.

Berikut ini pelajaran penting untuk orang tua yang akan mendampingi si Kecil menonton:


1. Persahabatan

Fokus film Toy Story 5 adalah persahabatan dan bagaimana menemukan circle atau orang-orang yang tepat untuk anak kita. Mums bisa melihatnya melalui Bonnie, yang berjuang untuk berbaur dengan gadis-gadis di sekolahnya, hingga kemudian menemukan teman yaitu Blaze (disuarakan oleh Mykal-Michelle Harris), seorang gadis hampir 10 tahun yang tinggal di sebuah peternakan yang memiliki keinginan yang sama untuk bermain seperti dirinya.


2. Masalah pertemanan

Orang tua yang menonton bersama anak-anak mereka diharapkan merasa terwakili, terutama melalui orang tua Bonnie, yang berusaha membantu putri mereka mengatasi masalah pertemanannya. Kadang orang tua pun bisa salah dan membuat kesalahan, tetapi itu bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi.


3. Mengurangi kecanduan akan gadget

Meskipun Toy Story 5 mungkin tidak akan membuat anak-anak meninggalkan perangkat mereka sepenuhnya, mereka mungkin akan mulai lebih mencintai permainan imajinati


Jadi Mums, film ini kemungkinan akan menghibur anak-anak dan bahkan orang tua, serta membuat mereka penasaran untuk melihat apa yang terjadi selanjutnya. Namun perlu diingat, film ini mungkin akan membangkitkan emosi tentang persahabatan negatif dan perundungan. Jadi jika si Kecil pernah atau sedang mengalaminya, Mums harus memberikan pendampingan.


Namun secara keseluruhan, Toy Story 5 memenuhi ekspektasi, menawarkan perpaduan yang menyenangkan antara petualangan, momen-momen yang menggugah pikiran, dan harapan bahwa anak-anak dari segala usia dapat menemukan teman-teman mereka jika belum menemukannya.



Referensi:

Pusiknas Polri. 2025. Data Gabungan: Jumlah Kasus Perundungan Naik Dua Kali Lipat

Kasih Saran, Yuk!