Mums dan Dads, kalau kita ngomongin urusan rumah tangga, pasti nggak jauh-jauh dari topik pembagian tugas. Dari zaman dulu sampai sekarang, peran suami dan istri selalu mengalami perubahan. Ada yang masih nyaman dengan pola tradisional, ada juga yang memilih pola modern yang lebih fleksibel. Mana pun pilihannya, yang penting hubungan tetap harmonis dan saling memahami.
Nah, yuk kita bahas apa sih bedanya peran tradisional vs modern!
Peran Tradisional: Ibu di Rumah, Ayah Mencari Nafkah
Dulu, peran keluarga lebih simpel dan “terkotak”. Ibu identik dengan dapur dan anak, sedangkan ayah fokus bekerja di luar rumah. Pola ini sering disebut sebagai breadwinner–homemaker model, yang sudah lama melekat dalam banyak budaya, termasuk di Indonesia.
Peran tradisional untuk suami dan istri ini sederhana, di mana ibu bertanggung jawab atas urusan rumah, seperti memasak, membersihkan, dan mengurus anak.Ayah atau suami bertugas mencari nafkah, mengambil keputusan besar, dan memastikan kebutuhan finansial terpenuhi.


