Mengenalkan buah-buahan kepada anak mesti dilakukan sedini mungkin lewat pemberian MPASI pada bayi usia 6 bulan ke atas. Buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan serat penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan sehat Si Kecil.
Ditambah lagi, warnanya yang cerah dan rasa yang manis membuat momen makan jadi lebih menyenangkan. Namun, seperti halnya makanan baru lainnya, Mums mesti paham kapan dan bagaimana cara memperkenalkan buah-buahan dengan aman.
Pilihan Tepat Buah untuk MPASI 6 Bulan
Bagi bayi, buah-buahan menawarkan banyak manfaat nutrisi. Selain kaya akan vitamin C untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat, kandungan vitamin A pada buah juga penting untuk membantu meningkatkat penglihatan yang baik.
Dan yang tidak kalah pentingnya, kandungan folat pada buah membantu pertumbuhan sel. Dan mineral seperti potasium yang ada pada buah sangat penting untuk tekanan darah yang sehat dan serat untuk pencernaan yang baik.
Selain itu, menurut penelitian dalam jurnal Current Nutrition Reports (2025), konsumsi buah, sayuran, dan makanan rumahan pada masa bayi berkaitan dengan perkembangan kognitif yang lebih baik di kemudian hari. Namun, demikian perlu dipahami bahwa buah sebaiknya menjadi bagian dari pola MPASI yang beragam, bukan satu-satunya makanan bayi.
Tidak ada satu buah yang paling unggul. Yang lebih penting adalah variasi, keamanan, tekstur, dan kandungan gizinya. Berikut beberapa buah terbaik untuk MPASI 6 bulan:
1. Pisang
Pisang sangat praktis, lembut, dan mudah dihaluskan. Buah ini mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan seperti karbohidrat, serat, serta kalium. Pisang matang dapat dilumatkan menggunakan garpu atau dicampurkan dengan makanan lain.
2. Alpukat
Buah yang satu ini memiliki tekstur lembut sehingga cocok dijadikan MPASI untuk Si Kecil. Selain itu, alpukat mengandung lemak tak jenuh, serat, serta berbagai vitamin dan mineral. Lemaknya juga dapat membantu menambah kepadatan energi MPASI.
3. Pepaya
Pepaya matang, selain bertekstur lembut, juga kaya akan vitamin C serta karotenoid. Buah ini dapat diberikan dalam bentuk lumat atau potongan lunak sesuai kemampuan bayi.
4. Pir
Pir matang memiliki rasa manis alami dan dapat menjadi pilihan buah yang mudah diterima bayi. Jika masih keras, pir sebaiknya dikukus terlebih dahulu hingga lunak sebelum diberikan pada Si Kecil.
5. Apel
Apel mengandung serat dan vitamin C. Namun, apel mentah yang keras dapat menjadi risiko tersedak. Untuk bayi, apel dapat dikukus hingga lunak lalu dihaluskan atau dipotong sesuai kemampuan makan bayi.
6. Jeruk
Jeruk dapat memberikan vitamin C dan rasa yang berbeda untuk memperkaya pengalaman makan bayi. Berikan dalam bentuk daging buah yang sesuai dengan tekstur dan buang bijinya. Hindari memberikan potongan besar atau bentuk yang sulit dikunyah dan ditelan.
7. Melon
Melon memiliki kandungan air yang tinggi dan dapat diberikan setelah dipotong menjadi ukuran yang pas dengan mulut bayi. Untuk bayi yang belum mampu mengunyah dengan baik, buah dapat dilumatkan terlebih dahulu.
8. Stroberi
Stroberi dapat diperkenalkan sebagai bagian dari variasi buah. Cuci dengan baik, buang bagian yang tidak diperlukan, lalu haluskan atau berikan dalam potongan yang sesuai dengan kemampuan bayi.
Cara Aman Berikan Buah untuk MPASI 6 Bulan
WHO merekomendasikan bayi usia 6-23 bulan mengonsumsi buah dan sayuran setiap hari sebagai bagian dari pola makan yang beragam. Selain memberikan vitamin, mineral, serat, dan berbagai senyawa bioaktif, mengenalkan beragam buah sejak awal MPASI juga membantu bayi mengenal berbagai rasa dan tekstur.
Agar manfaat buah dapat dirasakan maksimal oleh Si Kecil, berikut ini tips aman memberikan buah untuk MPASI bayi 6 bulan ke atas:
1. Perhatikan teksturnya
Perhatikan tekstur dan bentuk buah yang diberikan. Hindari memberikan buah dalam bentuk keras, bulat, licin, atau potongan besar yang sulit dikunyah dan ditelan. Kupas dan masak buah hingga sangat lembut. Hancurkan atau haluskan agar mudah ditelan. Misalnya, pilih buah apel yang matang karena teksturnya lebih lunak.
2. Potong menjadi bagian kecil
Seiring bertambahnya usia bayi, Mums dapat memberikan buah-buahan dalam potongan kecil yang sesuai. Pastikan potongan buah cukup lunak untuk dilumat dengan gusi atau dikunyah dengan mudah. Untuk melon, hindari bentuk potongan bulat besar.
Patokan yang pas, gunakan ukuran kuku jari kelingking Si Kecil. Ukuran ini memudahkan bayi untuk memegang buah dan mengurangi risiko tersedak.
4. Berikan variasi buah yang beragam
Termasuk buah yang memerlukan usaha lebih saat dikunyah. Namun, selalu awasi anak saat makan dan tetap potong anggur serta buah lain yang berisiko menyebabkan tersedak menjadi potongan-potongan kecil.
5. Buang biji
Selalu buang biji, inti buah, dan bagian keras apa pun yang dapat menimbulkan risiko tersedak. Ini termasuk bagian tengah apel dan pir, biji anggur dan melon, serta biji besar pada buah persik dan plum.
6. Tidak harus selalu dibuat jus
Untuk bayi 6-12 bulan, buah lebih baik diberikan sebagai buah utuh yang dihaluskan, dilumatkan, atau dipotong sesuai kemampuan bayi, bukan sebagai jus. Sebab buah utuh memberikan serat dan pengalaman mengunyah yang tidak sama dengan jus.
Mums, itulah cara aman memberikan buah untuk MPASI 6 bulan. Buah merupakan bagian dari MPASI, tetapi bukan satu-satunya makanan yang dibutuhkan bayi. Perkenalkan semua jenis buah yang kaya nutrisi. Berikan dengan cara yang tepat agar terhindar dari risiko tersedak.
Referensi :
Current Nutrition Reports. 2025. A Systematic Review of the Relation between Complementary Feeding and Children’s Development.


