Makanan dan Minuman yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Dipublish: Selasa, 3 Maret 2026 16:20 WIB

Diperbarui: Kamis, 12 Maret 2026 19:40 WIB

Ibu hamil makan nanas
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Informasi artikel ditinjau oleh

dr. Astrid Sophia

Ada sejumlah makanan yang justru dilarang atau sebaiknya dihindari saat hamil. Sayangnya, sering kali makanan dan minuman yang dilarang ini justru masuk kategori makanan favorit atau justru bumil malah ngidam makanan maupun minuman tersebut. 


Hal ini terjadi karena saat hamil tubuh mengalami berbagai perubahan besar seperti meningkatnya sensitivitas pada makanan tertentu, ditambah sistem imun sedikit berubah juga meningkatnya metabolisme. 


Makanan dan minuman yang perlu diwaspadai saat hamil 


Bagi bumil, makan bukan sekadar pemenuhan nutrisi harian, melainkan juga bentuk perhatian dan kasih sayang untuk janin yang ada dalam kandungan. Sebab apa yang Mums makan, itu pula yang akan sampai pada si janin. 


Karenanya, mengonsumsi makanan dan minuman yang tepat saat hamil sangat dibutuhkan. Sebab, ada kebutuhan tumbuh kembang janin yang harus dipehatikan, bukan sekadar pemenuhan selera makan saja. 


Agar bumil tidak salah pilih, berikut ini makanan dan minuman yang perlu diwaspadai saat hamil: 


1. Ikan dan daging mentah atau setengah matang 

Menurut NHS (2023) keamanan manakan selama kehamilan adalah poin utama yang mesti diperhatikan. Seperti risiko infeksi dan panduan jenis makanan yang perlu diwaspadai, salah satunya, ikan dan daging mentah.  


Walaupun kandungan nutrisi dalam ikan dan daging sangat tinggi namun jika kurang matang bahkan mentah sangat tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Sebab berisiko mengandung bakteri dan parasit berbahaya seperti bakteri E.coli, listeria, toxoplasma, norovirus, yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius.


2. Daging olahan 

Dalam proses pengolahan dan penyimpanan, produk olahan daging seperti sosis, daging asap, dapat terkontaminasi. Selain itu kandungan natrium dan lemakanya cenderung tinggi. Jika ingin mengonsumsinya pastikan dipanaskan hingga benar-benar panas untuk membunuh bakteri. 


3. Kafein berlebih 

Saat hamil, kafein melewati plasenta dan menumpuk pada janin karena metabolisme bayi belum matang. Konsumsi kafein berlebihan dikaitkan dengan berat badan lahir rendah dan risiko komplikasi. American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan asupan kafein pada ibu hamil sebaiknya dibatasi hingga kurang dari 200 mg per hari, setara 1-2 cangkir kopi. 


4. Nanas 

Salah satu buah yang paling takuti ibu hamil ini disinyalir memicu keguguran. Namun tidak ada bukti ilmiah yang cukup kuat terkait hal ini. Memang nanas mengandung enzim bromelain, yang dalam dosis sangat tinggi (biasanya dari suplemen, bukan buah segar) bisa memengaruhi jaringan tertentu. 


Jadi makan nanas dalam jumlah yang cukup, relatif aman. Hanya saja waspada bila berlebihan bisa memicu asam lambung pada beberapa ibu hamil. Jika bumil rentan mengalami maag sebaiknya hindari nanas saat hamil. 


5. Durian

Sering disebut “buah panas” karena itu disarankan tidak boleh berlebihan dikonsumsi oleh ibu hamil. Sebab durian merupakan buah dengan indeks glikemik yang tinggi, tinggi gula, dan tinggi kalori. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih juga diabetes gestasional. 


Beberapa bumil merasa cepat panas atau kembung setelah makan durian, kemungkinan efek yang berasal dari kandungan sulfir dan lemaknya. Karena itu cukup konsumsi 1-2 biji durian sesekali saja, hindari jika punya riwayat diabetes gestasional. 


6. Nangka 

Sama seperti durian, nangka relatif aman selama tidak berlebihan. Nangka memang kaya nutrisi seperti vitamin C, serat, dan antioksidan. Namun juga tinggi gula, karenanya pada ibu hamil dengan risiko diabetes gestasional, konsumsi berlebihan bisa memengaruhi kadar gula darah. Konsumsi sebagai camilan bukan dalam porsi besar dan perhatikan reaksi tubuh, jika terasa kembung atau begah, hentikan. 


7. Jengkol 

Makanan lokal yang satu ini memang digandrungi oleh sebagian orang termasuk bumil. Memang belum ada larangan medis internasional secara spesifik terhadap jengkol, namun tetap harus diwaspadai sebab jengkol mengandung asam jengkolat (jengkolic acid) yang dalam jumlah besar bisa memicu gangguan ginjal pada sebagian orang yang sensitif. 


Selain konsumsi dalam jumlah kecil, pastikan jengkol matang sempurna dan perbanyak minum air putih setelah mengonsumsi jengkol. 


Bagaimana tips aman makan saat hamil? 


Walaupun ibu hamil butuh nutrisi yang banyak namun bukan berarti mesti makan ini dan itu secara sembarangan. Berikut ini tips aman memilih makanan saat hamil : 


1. Perhatikan kandungan gizinya 

Tidak ada satu makananpun yang memiliki kandungan gizi lengkap, jadi pilih makanan bervariasi untuk mendapatkan zat gizi dan nutrisi yang lebih beragam.


2. Cara masak 

Pengolahan dan penyimpanan sering kali jadi sumber masalah, walaupun secara bahan atau sumbernya nutrisinya cukup baik. Jadi, pastikan dimasak dengan tepat agar tidak merusak kandungan gizi di dalamnya. 


3. Porsi wajar 

Jangan berlebihan, perhatikan porsi yang wajar untuk ibu hamil. Umumnya sebagian besar makanan dan minuman masih boleh dikonsumsi selama dalam batas wajar. 


4. Kondisi kesehatan bumil 

Perhatikan jika ada reaksi tubuh terutama lambung saat mengonsumsi makanan tertentu. Jika merasa tidak nyaman, segera hentikan. 


Mums, itulah makanan dan minuman yang perlu diwaspadai selama kehamilan. Ada yang boleh dimakan ada pula yang perlu dibatasi agar tidak berdampak buruk terhadap kehamilan. Terutama makanan dengan kandungan tertentu yang membahayakan ibu hamil dan janin. 

Bagi Mums yang sedang menjalani kehamilan dan ingin memastikan prosesnya berjalan aman, Mums dapat membaca informasi lengkap seputar panduan kehamilan trimester 1 di website Teman Bumil dan Parenting.

 

Referensi : 

NHS.2023. Food to avoid in pregnancy

Kasih Saran, Yuk!