Jika kehamilan trimester satu lebih fokus pada pembentukan organ vital janin, maka di kehamilan trimester kedua ini merupakan tahap penyempurnaan dan pertumbuhan yang cepat. Itu sebabnya, nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil semakin tinggi kadarnya. Maka, makanan utama saja kadang tidak cukup, mesti dilengkapi dengan asupan vitamin untuk ibu hamil trimester 2, mulai dari asam folat, zat besi, hingga kalsium.
Pada trimester kedua yang berlangsung selama minggu ke-14 hingga ke-27 ini, kebutuhan nutrisi terutama vitamin dan mineral juga meningkat signifikan. Karena organ tubuh janin sedang berkembang pesat, seperti sistem saraf, otak, tulang, hingga sistem kekebalan tubuh.
Vitamin ibu hamil trimester 2
Karena besarnya kebutuhan vitamin ibu hamil di trimester 2, sering kali nutrisi tidak bisa tercukupi dari asupan makanan setiap hari. Oleh karena itu, disarankan untuk mendapatkanya lewat vitamin berupa suplemen yang sesuai rekomendasi dokter.
Secara umum, kebutuhan energi saat hamil trimester dua meningkat sekira 340 kalori tambahan per hari. Artinya, kebutuhan vitamin juga ikut meningkat guna mendukung metabolisme dan perkembangan janin.
Mums, berikut ini berbagai jenis vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil di fase trimester kedua:
1. Asam folat
Kebutuhan asam folat tidak hanya di awal kehamilan saja, melainkan berlanjut hingga kehamilan trimester kedua ini. Sebab manfaat asam folat sangat besar, di antaranya mengurangi risiko cacat tabung saraf seperti spina bifida, mendukung pembentukan DNA, dan membantu produksi sel darah merah ibu dan bayi.
Dosis harian yang dibutuhkan sekitar 600-800 mcg. Selain dalam bentuk suplemen, kebutuhan folat juga bisa didapat dari sumber alam seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, telur, dan sereal terfortifikasi.
2. Zat besi
Studi dalam Pubmed (2025) yang menyebutkan bahwa multivitamin lengkap terbukti lebih efektif meningkatkan status mikronutrien dan mengurangi risiko anemia dibandingkan hanya folat saja di kehamilan lanjut, termasuk trimester 2. Apalagi trimester kedua ini volume darah ibu meningkat drastis.
Manfaat zat besi sangat besar bagi ibu hamil, seperti mencegah anemia defisiensi zat besi, membantu pembentukan hemoglobin, juga memastikan suplai oksigen ke janin tetap optimal. Dosis harian zat besi yang disarankan sekitar 27-35 mg.
Agar penyerapan zat besi lebih maksimal, konsumsi bersama dengan vitamin C. Sumber alami zat besi bisa didapat dari daging merah tanpa lemak, bayam, kacang-kacangan, dan sereal terfortifikasi.
3. Kalsium
Ibarat rumah, kalsium adalah bahan bangunannya. Inilah material paling penting dalam pembentukan tulang dan gigi bayi. Kebutuhan harian kalsium pada ibu hamil sekira 1000=1200 mg. Jika asupan kalsium kurang, maka tubuh akan mengambil cadangan dari tulang ibu.
Selain pembentukan tulang dan gigi bayi, kalsium bermanfaat untuk mendukung fungsi saraf dan kontarksi otot, juga menjaga kesehatan tulang ibu. Itu sebabnya, penuhi kebutuhan kalsium baik dari suplemen maupun bahan alami seperti susu dan produk turunannya, tahu, ikan teri dan sarden, juga sayuran hijau.
4. Vitamin D
Bersama kalium, vitamin D akan bekerja untuk ibu hamil. Manfaatnya sangat besar, yaitu membantu penyerapan kalsium, memperkuat perkembangan tulang bayi, dan mendukung sistem imun tubuh. Kebutuhan dosis harian vitamin D sekitar 600-800 IU.
Sumber alami vitamin D tentu saja dari sinar matahari pagi yang berlimpah di negara tropis ini. Selain itu sumber makanan alami vitamin D ada pada ikan berlemak dan telur.
5. Vitamin C
Kandungan vitamin C yang cukup tinggi ada pada buah-buahan seperti jeru, kiwi, stroberi, juga paprika. Manfaatnya sebagai antioksidan yang dibutuhkan ibu hamil dalam menangkal radikal bebas, juga membantu pembentukan kolagen, dan meningkatkan penyerapan zat besi. Kebutuhan harian vitamin C pada bumil sekitar 85-100 mg. Ingat ya Mums, jangan berlebihan sebab bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
Penelitian sistematik Oxford Academic (2021) memperlihatkan hubungan konsumsi vitamin C dan kalsium ibu dengan berat badan lahir bayi, menegaskan pentingnya kedua nutrien ini selama kehamilan.
6. Vitamin B6
Berfungsi mendukung pembentukan sistem saraf bayi juga pembentukan hemoglobin, dan membantu memetabolisme energi, vitamin B6 sangat dianjurkan sesuai dosis harian sekitar 1,9 mg. Selain dalam bentuk suplemen, vitamin B6 banyak terdapat pada buah pisang, ikan, ayam, juga kacang-kacangan.
7. Vitamin B12
Sumber makanan alami yang kaya akan vitamin B12 di antaranya daging, produk susu, telur, dan ikan. Manfaat vitamin yang satu ini sebagai zat penting dalam pembentukan DNA, memaksimalkan fungsi saraf, juga membantu produksi sel darah merah. Itu sebabnya kebutuhan harian vitamin B12 sekitar 2,6 mcg setiap harinya mesti terpenuhi.
8. Omega-3 (DHA/EPA)
Walaupun bukan vitamin klasik, omega-3 sangat penting selama trimester kedua kehamilan. Di antara berbagai manfaatnya yaitu membantu perkembangan otak janin juga perkembangan retina mata, dan membantu mengurangi risiko persalinan premature. Kebutuhan hariannya sekitar 200-3300 mg DHA.
Selain dalam bentuk suplemen, omega-3 ini juga banyak terdapat pada ikan salmon, tuna rendah merkuri, sarden, dan walnut.
Mums, itulah berbagai vitamin ibu hamil trimester 2 yang mesti dipenuhi setiap harinya. Sebab fokus utama asupan vitamin dan mineral di kehamilan trimester kedua, sebagai pendukung pertumbuhan jaringan, tulang, dan otak janin, serta kesehatan darah dan kekebalan ibu.
Semua vitamin dan mineral tersebut punya peran sangat krusial. Kombinasi makanan sehat dan suplemen kehamilan yang tepat akan membantu mencapai target dosis harian secara optimal.
Referensi :
1. Pubmed. 2025. Clinical Benefits and Safety of Multiple Micronutrient Supplementation During Preconception, Pregnancy, and Lactation: A Review – PubMed
2. Oxford Academic. 2021. Influence of Nutrients Intake during Pregnancy on Baby’s Birth Weight: A Systematic Review.


