Cara Menerapkan Time-Out dan Time-In untuk Balita

Kamis, 16 April 2026 15:37 WIB

Anak sedang menjalani time-out
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Informasi artikel ditinjau oleh

dr. Astrid Sophia

Menghadapi perilaku menantang balita yang sedang hobi tantrum, memukul, atau menolak aturan, sering membuat orang tua bingung. KIra-kira bagaimana cara mengajarkan disiplin yang tepat di usia yang belum 5 tahun. Mums mungkin pernah mendengar dua pendekatan mendisiplinkan anak, dan sering dibahas dalam parenting modern yaitu time-out dan time-in. 


Keduanya sama-sama bertujuan membantu anak belajar mengendalikan perilaku, tetapi dilakukan dengan pendekatan berbeda. Time out adalah memindahkan anak sementara dari aktivitasnya, bukan sebagai hukuman tetapi lebih kepada mendisiplinkan perilaku. Sedangkan Time in sebaliknya,  pendekatan disiplin yang menekankan kedekatan emosional antara orang tua dan anak, di mana orang tua tetap mendampingi si Kecil. 


Lalu, mana yang lebih efektif untuk toddler? Untuk menjawabnya, di artikel ini akan dijelaskan tentang memahami konsep keduanya serta temuan penelitian yang ada.


Apa Itu Time-Out?

Time-out adalah strategi disiplin di mana saat anak berperilaku agresif, ia dipindahkan sementara ke suatu tempat yang tenang, agar situasi tidak semakin bertambah buruk, apalagi jika ia ada di tempat umum. Kalau kejadiannya berlangsung di

Kasih Saran, Yuk!