Trik Menghadapi Si Kecil yang Suka Bertanya "Kenapa?"

Rabu, 7 Januari 2026 17:26 WIB

Anak suka bertanya
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Informasi artikel ditinjau oleh

dr. Astrid Sophia

“Ibu, kenapa aku harus pakai topi ini?” 

“Biar kamu tidak kepanasan.”

“Kalau kepanasan emangnya kenapa?”

“Kenapa temanku tidak pakai topi?” 


Dialog semacam itu sangat sering ditemui sehari-hari. Semua hal ditanyakan kenapa. Fase ini akan dialami oleh hampir semua orang tua. Kondisi ini memang sesuatu yang normal dalam tumbuh kembang anak, walaupun menguji kesabaran orang tua untuk mau meladeni setiap kali anak sering bertanya kenapa. 


Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam National Library of Medicine bahwa anak usia pra-sekolah (2–5 tahun) sering bertanya kenapa bukan untuk memperpanjang percakapan, tetapi karena mereka benar-benar mencari penjelasan yang bermakna. Anak-anak ini ingin memahami masalah yang mendasari suatu fenomena, bukan sekadar respons sosial. 


Pertanyaan adalah bentuk pembelajaran aktif: Ketika anak bertanya dan menerima penjelasan bermakna, mereka mengembangkan koneksi otak yang lebih kompleks dan kemampuan memecahkan masalah. Jadi, alih-alih melihatnya sebagai bentuk membantah atau melawan, fase ini

Kasih Saran, Yuk!